[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di Semarang mencapai 0,9 meter pada Senin, 6 Juli 2026, pukul 11.00–14.00 WIB. Kenaikan muka air laut di atas rata-rata, disertai gelombang hingga 1,25 meter dan angin yang menguat, dapat memengaruhi aktivitas pesisir serta kawasan rawan rob.

Mbak Google

INFO BMKG

06 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter

06 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter

06 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di wilayah Semarang dan pesisir Jawa Tengah meningkat pada Senin, 6 Juli 2026. Tinggi muka air laut diprediksi mencapai 0,9 meter pada pukul 11.00 hingga 14.00 WIB, atau sekitar 0,3 meter di atas Mean Sea Level (MSL) yang berada pada kisaran 0,6 meter.

Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut pada awal hari berada di kisaran 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB. Ketinggian air kemudian meningkat menjadi 0,4 meter pada pukul 02.00–03.00 WIB, 0,5 meter pada pukul 04.00 WIB, serta 0,6 meter pada pukul 05.00–06.00 WIB.

Kenaikan berlanjut pada pagi hari dengan tinggi muka air mencapai 0,7 meter pada pukul 07.00 WIB dan 0,8 meter pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Pasang tertinggi diprakirakan terjadi mulai pukul 11.00 WIB dengan tinggi 0,9 meter dan bertahan hingga pukul 14.00 WIB. Setelah itu, muka air laut berangsur turun menjadi 0,8 meter pada pukul 15.00–16.00 WIB, 0,7 meter pada pukul 17.00 WIB, serta 0,6 meter pada pukul 18.00 WIB.

Surut terendah diprakirakan terjadi pada malam hari, yakni pukul 21.00 hingga 24.00 WIB, dengan tinggi muka air laut sekitar 0,3 meter. Pola pasang surut menunjukkan kenaikan muka air laut dari dini hari hingga siang, sebelum kembali turun secara bertahap menjelang malam.

Untuk kondisi cuaca maritim Perairan Semarang–Demak, BMKG memprakirakan cuaca cerah pada pagi hari dan cerah berawan hingga berawan pada periode berikutnya. Suhu udara berkisar 26–31 derajat Celsius, dengan kelembapan 63–84 persen. Angin diprakirakan bertiup sekitar 7–11 knot, dengan kecepatan maksimum atau gust mencapai 22 knot pada pagi hari.

Tinggi gelombang di Perairan Semarang–Demak berada pada kisaran 0,5–1,25 meter. Arus laut bergerak dengan kecepatan sekitar 0,65–1,10 knot. Pada 7 Juli 2026, kondisi perairan diprakirakan tetap didominasi cuaca cerah berawan, dengan arah arus ke barat daya dan gelombang pada kisaran 0,5–1,25 meter.

Sumber:

BACA JUGA :

Berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani Semarang, BMKG memprakirakan cuaca cerah pada pagi hingga siang hari. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi diperkirakan cerah berawan. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 km/jam. Suhu udara diperkirakan berkisar 27–36 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada rentang 40–75 persen.
15 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Kebakaran Lahan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kota Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 27 Juni 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Semarang Pagi hingga siang: cerah - cerah berawan. Sore hingga awal malam: cerah berawan. Angin dari arah Timur - Selatan, dengan kecepatan. 10-30 km/jam. Suhu udara: berkisar antara 27 - 36 °C. Kelembapan udara: berkisar 40 - 80%.
14 Oktober 2026: Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Guyur Wilayah Pegunungan
Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Senin, 12 Oktober 2026 pukul 05.30 WIB memprakirakan cuaca Semarang pada pagi hingga siang hari berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan. Memasuki sore hingga awal malam, cuaca diperkirakan berawan. Suhu udara harian berkisar antara 27 hingga 35 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada rentang 40 hingga 80 persen.
12 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan

TERKINI

Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Kebakaran melanda tiga rumah warga di Ngentak, Kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Sabtu (17/10/2026). Petugas Damkar Kota Salatiga bersama tim gabungan berhasil memadamkan api sekitar...
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga pendidikan Gangwon, Korea Selatan. Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Prihatin dijadwalkan mengikuti pelatihan lapangan di Korea Selatan pada 17–24 Oktober 2026.
Prihatin Suryaningtyas, Guru SMP Muhammadiyah Salatiga Lolos Belajar Gratis ke Korea
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga...
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5.000 Liter Air, Cukupkah?
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau penyaluran 5.000 liter air bersih bagi warga Druju, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, pada 14 Oktober 2026. Bantuan dari PDAM Kota Salatiga tersebut...
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan tanah kas desa. Joni membantah mengambil keuntungan pribadi, sementara praktisi hukum Muhammad Sofyan mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi berdasarkan data dan fakta.
Diterpa Isu Miring, Joni Anwar Buka Suara, Tegaskan BPD dan Perangkat Desa tidak Ambil Keuntungan
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan...
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang,...
Muat Lebih

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]