RASIKAFM.COM

📆 29 June 2022 🇮🇩 🕓 23:31

45 Anggota Polres Salatiga Ikuti Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat,S.S. memantau langsung kegiatan pelatihan pemulasaran jenazah covid-19 yang dipimpin oleh dr. Wihan,Sp.F bersama tim pemulasaran jenazah Covid-19 RSUD Salatiga dan Paurker Polres selasa 21 april 2020 di aula Mapolres Salatiga

SALATIGA – Tenaga Kesehatan Polri merupakan garda terdepan dalam upaya penanggulangan Pandemi Covid-19, dalam rangka antisipasi adanya permasalahan terkait penanganan terhadap jenazah yang terpapar covid-19, Polres Salatiga Polda Jateng akhirnya membentuk tim khusus penanganan jenazah, dengan menggelar pelatihan pemulasaran jenazah covid-19 di Pendopo Polres Salatiga, pada hari Selasa 21/04/2020.

 

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat,S.S. memantau langsung kegiatan pelatihan pemulasaran jenazah covid-19 yang dipimpin oleh dr. Wihan,Sp.F bersama tim pemulasaran jenazah Covid-19 RSUD Salatiga dan Paurker Polres Salatiga Iptu Mulyadi.

” pelatihan pemulasaran jenazah COVID-19 digelar untuk melatih personel yang tergabung dalam timsus tentang tata cara mengurus jenazah pasien COVID-19, kegiatan Simulasi dengan memperagakan berbagai tahapan mulai dari korban meninggal ketika berada di rumah sakit, hingga proses pemulasaranan jenazah yang semua dilaksanakan harus sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, sesuai protokol kesehatan penanganan jenazah covid-19″ jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan Polri merupakan bagian dari Tim Relawan setiap pemulasaran jenazah covid-19, untuk itu dengan diadakan simulasi ini diharapkan seluruh personil Polri utamanya yang terjun langsung ditengah masyarakat bisa memahami Proses pemulasaran jenazah covid-19 yang sesuai standar operasional prosedur atau protokol kesehatan sehingga bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat, tambah AKBP Rahmad Hidayat, S.S.

Paurker Polres Salatiga Iptu Mulayadi AMk dalam simulasinya menjelaskan bahwa penanganan jenazah covid-19 dalam proses pemulasaran harus berurutan, tenaga pemulasaran harus menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan bertindak harus sesuai protokol kesehatan, jelasnya sambil memperagakan tata cara penanganan jenazah covid-19.

Kegiatan simulasi ini sekaligus memberikan edukasi tentang tata cara penggunaan APD dengan benar, sehingga personil yang terlibat tidak terpapar corona, selain harus mentaati protokol kesehatan selanjutnya setelah melaksanakan pemulasaran, seperti isolasi mandiri selama 14 hari setelah menangani jenazah covid-19, jelas Iptu Mulyadi AMk.

Kapolres Salatiga menambahkan pelatihan dan simulasi ini penting dilakukan, agar bisa menjadi bekal setiap anggota dan nantinya selalu siap setiap waktu untuk bertindak sesuai protokol penanganan Covid-19, dengan paham tata cara penanganan jenazah covid-19 memudahkan tim yang terlibat, Polri senantiasa siap membantu pemerintah untuk penanganan covid-19, tutur AKBP Rahmad Hidayat, S.S.

(Rief)

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Jelang Idul Adha, Belasan PSK Diamankan Satpol PP Semarang

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang mengamankan belasan pekerja seks komersial (PSK) pada operasi cipta kondisi menjelang Idul Adha Selasa (28/6/2022) malam. 17 PSK yang ditangkap itu juga karena adanya aduan dari masyarakat.

89 Calhaj Kloter 37 Asal Salatiga Diberangkatkan

Puluhan jemaah calon haji asal Kota Salatiga diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, (28/6/2022). Pemberangkatan jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 37, didampingi Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Rachmadi.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

📌KABAR POPULER

📌KABAR POPULER

kabar-pln.jpg