52 kasus demam berdarah di Kabupaten Cilacap.

By | 02/12/2020

Gambar Ilustrasi

CILACAP – Kepala Dinas Kesehatan Pramesti Griana Dewi menyebutkan, dari 52 kasus tersebut, satu orang di antara penderita meninggal dunia. Kejadian DBD pada awal tahun 2020 tersebut hampir sama dengan tahun sebelumnya. Selain faktor lingkungan, kejadian serangan DBD juga diakibatkan karena perubahan cuaca yang saat ini terbilang ekstrem, sehingga cocok untuk reproduksi nyamuk yang menyebarkan DBD.

Terkait dengan hal itu, pihaknya bekerja sama dengan instansi lainnya untuk melakukan kegiatan penanggulangan, di antaranya pengasapan, pemberantasan sarang nyamuk ,abatisasi selektif, dan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan pola hidup sehat.

Harapannya tahun ini bisa menekan angka DBD dengan langkah-langkah 3M atau PSN serentak, yang akan dprogramkan untuk menyambut Hari Jadi Kabupaten Cilacap bulan mendatang.

.(red)

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *