HOME

6 Bulan Nganggur, Ratusan Pekerja Seni Kudus Minta Diizinkan Kembali Hajatan dan Hiburan

6 Bulan Nganggur, Ratusan Pekerja Seni Kudus Minta Diizinkan Kembali Hajatan dan Hiburan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Ratusan pekerja seni di Kabupaten Kudus, menuntut pemerintah daerah kembali mengizinkan digelarnya acara hajatan dan hiburan setelah 6 bulan terakhir menganggur akibat pandemi. (Foto/IST)

RASIKAFM – Ratusan pekerja seni di Kabupaten Kudus, menuntut pemerintah daerah kembali mengizinkan digelarnya acara hajatan dan hiburan setelah 6 bulan terakhir menganggur akibat pandemi.

Baca Juga :

Koordinator Aksi Unjuk Rasa, Gaspon, berharap ada solusi agar seniman tetap bisa menyambung hidup. Jika diizinkan, mereka siap mematuhi protokol kesehatan demi menghindari penularan virus corona.

Menurutnya, Saat ini sudah banyak para pekerja seni yang harus menggadaikan barang-barang berharga miliknya demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, menyusul tidak adanya pekerjaan hiburan.

Baca Juga :

Padahal, banyak masyarakat Kudus yang masih berkerumun di sejumlah pusat-pusat perbelanjaan maupun lokasi-lokasi lainnya.

Pelaksana Tugas Bupati Kudus Muhammad Hartopo saat berdialog dengan perwakilan seniman mengungkapkan, bahwa pentas kesenian boleh digelar, namun harus mengedepankan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan yang dimaksudkan, yakni menyediakan sarana dan prasarana cuci tangan, memakai pelindung wajah, serta ada pihak satuan tugas yang menjaga di pintu masuk untuk menertibkan pengunjung tidak bermasker.

Selain itu, pengelola acara hiburan juga harus menyediakan pintu masuk dan pintu keluar tersendiri supaya tidak ada kontak antara pengunjung yang masuk dan keluar.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp