HOME

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid 19 PemkotĀ  Salatiga Upayakan Penambahan Ruang Perawatan

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid 19 PemkotĀ  Salatiga Upayakan Penambahan Ruang Perawatan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Walikota Salatiga Yulianto saat memaparkan jumlah pasien Covid 19 kota salatiga senin 23 November 2020

RASIKAFM – Pemerintah Kota Salatiga terusĀ  melakukan antisipasi adanya lonjakan pasien yang positif terpapar Covid-19. Salah satunya dengan merancang penambahan ruang perawatan dan tenaga relawan penanganan Covid-19.

Menurut walikota Salatiga Yulianto langkah itu diambil sebagai upaya untuk penangganan covid apalagi minggu ini jumlah penderita meningkat

“Minggu-minggu ini terdapat penambahan pasien positif sangat signifikan. Kita sedang melakukan penghitungan ulang kapasitas ruang penanganan Covid-19 dengan pasien,” kata Wali Kota Salatiga Yuliyanto, Senin (23/11/2020) di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga.




Yuliyanto mengatakan sudah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan untuk berkoordinasi dengan rumah sakit. “Saya minta rumah sakit untuk menyediakan penambahan ruangan, termasuk di rumah sakit pendukung,” ungkapnya.

Untuk tenaga kesehatan, Yuliyanto menegaskan tidak ada masalah. “Kalau yang tenaga, jika tenaga kesehatan masih kurang kita segera mencari relawan. Tentu para relawan tersebut akan dibekali pengetahuan tentang Covid-19 terlebih dulu,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraida mengatakan saat ini jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 ada 513 orang. “Hari ini ada penambahan 13 pasien positif sehingga yang dirawat ada 129 orang, yang dinyatakan sembuh ada 371 orang, dan yang meninggal 13 orang,” jelasnya.

Terpisah, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSPAW Salatiga Hasto Nugroho

mengatakan untuk penambahan ruang perawatan memerlukan kajian mendalam. “Saat ini kami merawat empat pasien dari Salatiga. Pasien lain berasal dari Kabupaten Semarang, Grobogan, Magelang, Kudus, dan Kendal,” paparnya.

Hasto menginformasikan per hari ini ruang isolasi tekanan negatif di IGD ada dua tempat tidur (TT), ruang isolasi tekanan negatif ICU ada tigaĀ  TT terisi dua. Ruang isolasi tanpa tekanan negatif yakni

Ruang Kenanga ada 10 TT terisi tujuh, tiga dalam renovasi,Ā  Ruang Melati ada 13 TT terisi 12, Ruang Sediyanto ada 9 TT terisiĀ  sembilan. (rief)

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp