KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Api Merembet ke Permukiman, Dua Sapi Milik Warga Kawengen Terpanggang, Pemilik Alami Luka Bakar

Api Merembet ke Permukiman, Dua Sapi Milik Warga Kawengen Terpanggang, Pemilik Alami Luka Bakar

Api Merembet ke Permukiman, Dua Sapi Milik Warga Kawengen Terpanggang, Pemilik Alami Luka Bakar

Dua ekor sapi terpanggang dalam peristiwa kebakaran yang melanda bangunan rumah dan kandang milik Jasmudi, warga Dusun Selelu, Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026). Foto: IST/ tangkapan layar video warga

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kobaran api yang merembet dari kawasan hutan ke permukiman di Dusun Selelu, Desa Kawengen, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026) siang, membuat panik warga. Pasalnya, api melalap bangunan rumah beserta kandang berisi empat ekor sapi.

Pemilik ternak, Jasmudi, berusaha menyelamatkan sapi dari amukan si jago merah. Namun, upaya tersebut tidak sepenuhnya berhasil. Dari empat ekor sapi yang berada di dalam kandang, dua di antaranya berhasil dievakuasi. Sementara dua sapi lainnya terjebak dan tewas terpanggang. Tak hanya itu, ia pun mengalami luka bakar ringan saat berusaha menyelamatkan ternaknya.

Komandan Regu Pos Damkar Ungaran, Nanang Priyawan, mengatakan kebakaran awalnya terjadi di lahan yang berada di bawah kawasan hutan milik warga. Api kemudian merembet ke atas dan membesar hingga mendekati permukiman.

“Api berasal dari lahan yang ada di bawah, di area hutan milik warga. Kemudian merembet naik, api semakin besar mengarah ke permukiman,” ujar Nanang.

Saat mencapai permukiman, api mengenai beberapa rumah warga, meski kerusakan hanya terjadi pada bagian samping. Satu kandang sapi juga tidak luput dari kobaran api hingga akhirnya hangus terbakar.

“Yang dua ekor (sapi) bisa terselamatkan, bisa dievakuasi. Yang dua tidak bisa terselamatkan, terpanggang,” katanya.

Selain dua sapi yang mati, kebakaran juga menyebabkan satu rumah warga mengalami kerusakan sekitar 50 persen.
Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Petugas belum dapat memastikan faktor yang memicu munculnya api.

“Kalau penyebabnya masih dalam penyelidikan. Kami belum bisa memastikan. Yang pasti itu api berasal dari bawah, kawasan hutan warga,” jelasnya.

Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Ungaran dan satu unit dari BPBD.

“Pemadaman juga dibantu pasokan air dari masyarakat melalui Pamsimas,” jelasnya.

Setelah berjibaku, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 WIB. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]