HOME

Bawa Angin Segar, Ngebas Dapat Suntikan Dukungan dari Komunitas Ambarawa Heritage

Bawa Angin Segar, Ngebas Dapat Suntikan Dukungan dari Komunitas Ambarawa Heritage

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Komunitas Ambarawa Heritage nyatakan dukungan kepada pasangan Ngebas dengan mendirikan posko pemenangan di Ambarawa, Sabtu (21/11/2020). (Foto/win)

UNGARAN – Banyaknya potensi alam dan wisata di Ambarawa yang belum digarap dan dimanfaatkan secara maksimal menjadi salah satu pekerjaan rumah pemimpin Kabupaten Semarang terpilih mendatang. Sebab, selama ini kekayaan potensi yang ada di Kota Palagan tersebut hanya menjadi benda mati tanpa tersentuh pemerintah.

“Kami besar dan lahir di sini (Ambarawa). Kami sadar banyak potensi wisata alam, sejarah dan segala kekayaan lain yang belum tergarap maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Ketua Ambarawa Heritage Joko Setiyanto usai peresmian posko pemenangan pasangan Ngesti Nugraha-Basari (Ngebas) di Ambarawa, Sabtu (21/11/2020).

Dijelaskan Joko, pasangan Ngebas dianggap memiliki tujuan yang sama dengan komunitas Ambarawa Heritage, yakni memajukan Kabupaten Semarang, khususnya Kota Palagan dengan memaksimalkan segala potensi yang ada.

“Kita tahu Ambarawa menjadi salah satu bagian penting sejarah berdirinya bangsa ini. Jauh sebelum deklarasi Ngebas, kami sudah berdiskusi dengan Pak Ngesti. Ternyata beliau juga satu frekuensi dengan kami. Oleh karena itu, tidak ada kata lain selain mendukung penuh beliau,” paparnya.

Selain kesamaan visi dan misi di bidang warisan kekayaan heritage, Joko yang juga merupakan Ketum DPP Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) juga menegaskan, Ngebas memiliki komitmen untuk menghidupkan pasar tradisional.

“Keberadaan toko modern dan para pemodal besar tidak dipungkiri menjadi ancaman bagi para pedagang tradisional. Oleh karena itu harus ditata. Jika nanti Ngebas diberi kepercayaan memimpin Kabupaten Semarang, saya yakin pasar tradisional akan tetap eksis dengan kebijakan yang diambilnya,” urainya.

Joko menambahkan masyarakat jangan bersikap apatis, terutama di bidang politik. “Pilihan kita dalam politik akan menentukan masa depan daerah. Selama 10 tahun ini Kabupaten Semarang dan Ambarawa sangat stagnan, maka dibutuhkan perubahan agar kesejahteraan masyarakat lebih baik. Jika ingin maju, maka tentunya membutuhkan pemimpin yang tidak biasa-biasa saja,” tegasnya.

Sementara legislator Kabupaten Semarang Fraksi PDI Perjuangan The Hok Hiong menyatakan mendukung konsep Ambarawa Heritage. “Jika berbicara soal heritage di Ambarawa, sebenarnya itu konsep yang sudah lama digagas. Sampai kepemimpinan yang terakhir inipun belum juga terealisasi. Kami berharap ini bisa diwujudkan saat Ngesti Nugraha-Basari menang di Pilkada 2020 sehingga Ambarawa semakin maju,” katanya. (win)

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp