HOME

Bawaslu Kabupaten Semarang : Larang Mahar Pemilu

Bawaslu Kabupaten Semarang : Larang Mahar Pemilu

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest
M-Talkhis,-Ketua-Bawaslu-Kabupaten-Semarang 2

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, M Talkhis.

UNGARAN – Bawaslu Kabupaten Semarang terus menggelar sosialisasi terkait larangan pemberian atau menerima mahar pemilu kepada seluruh partai politik (parpol) menjelang Pilbup Semarang 2020. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, M Talkhis.

Menurutnya, mahar politik tergolong pelanggaran pidana pemilu bukan pelanggaran adminstrasi. Sehingga, nantinya akan ditangani oleh Sentra Penegakan  Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Pilbup Semarang 2020. Pihaknya sudah memberikan himbauan kepada parpol soal mahar politik.

Bagi mereka yang menerima imbalan dalam proses pencalonan bisa dijerat karena itu termasuk pidana pemilu. Penanganan atas pelanggaran tersebut, diatur dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016, dimana baik pemberi ataupun penerima bisa dipidana paling lama 72 bulan dan denda paling banyak Rp 1 miliar.




Sementara pada bagian lain, maraknya postingan di media sosial maupun adanya baliho kecil yang berisi gambar dan foto pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2020-2014, Talkhis menerangkan, sejauh ini Bawaslu Kabupaten Semarang belum bisa bertindak menertibkan. Pasalnya, saat ini belum ada penetapan calon dan belum masuk tahapan kampanye.

(red)

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp