HOME

Bawaslu Kabupaten Semarang Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Perempuan di Pilkada

Bawaslu Kabupaten Semarang Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Perempuan di Pilkada

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Bawaslu Kabupaten Semarang menggelar acara “sosialisasi pengawasan partisipatif bagi perempuan pada pemilihan bupati dan wakil bupati Semarang tahun 2020”.¬† Acara yang terselenggara pada hari Selasa 29 September ini mengundang perwakilan perempuan dari berbagai organisasi, akademisi, serta kaum perempuan dengan latar belakang yang beragam di wilayah Kabupaten Semarang.

RASIKAFM –¬†Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kab.Semarang, Ummi Nu’amah, S.Pd menyebutkan, Pemilu bukan hanya tanggungjawab penyelenggara melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat, salah satunya keterlibatan perempuan. Mengingat, hak pilih dan partisipasi perempuan di setiap hajat pemilu selalu tercatat memiliki partisipasi yg tinggi.

Pada pemilu 2019 misalnya, prosentase jumlah pemilih perempuan lebih dari 50% dari jumlah daftar pemilih tetap. catatan lain juga menyebutkan, jumlah perempuan yang hadir ke TPS sebanyak 347.675, lebih banyak dibanding kehadiran laki laki yg hanya 331.426 orang.

Dengan demikian, perempuan menjadi kelompok pemilih yg paling banyak, sehingga sering dijadikan objek politik transaksional seperti politik uang. Perempuan pula lah yg nantinya paling terdampak dari setiap keputusan yg diambil oleh elit politik. Karena itulah, perempuan harus terlibat dan ikut serta dalam mensosialisasikan pentingnya pengawasan partisipatif kepada masyarakat, mencegah politik uang di masyarakat dengan meningkatkan solidaritas sosial, dan mau melapor ketika melihat adanya dugaan pelanggaran Pemilu.

Umi Hanik dari JPPR Jawa Tengah yang juga hadir sebagai pemateri menambahkan, pengawasan partisipasi dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan penyelenggaraan pemilu dilakukan dengan benar dan minim pelanggaran/kecurangan.

Acara sosialisasi ini ditutup dengan pembacaan deklarasi perempuaaan dan penandatanganan komitmen bersama perempuan kabupaten Semarang untuk mewujudkan pemilu yg bersih dan berintegritas.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp