HOME

BMKG: Waspadai La Nina Bisa Picu Bencana Hidrometeorologi

BMKG: Waspadai La Nina Bisa Picu Bencana Hidrometeorologi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati (kiri) dan Bupati Temanggung M. Al Khadziq (kanan) mengamati tembakau yang dijemur milik petani peserta Sekolah Lapang Iklim di Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Foto:Antara

RASIKAFM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai La Nina pada musim hujan mendatang karena dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan banjir bandang.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan mulai bulan Oktober ini La Nina dampaknya mengakibatkan peningkatan curah hujan di hampir seluruh wilayah Indonesia, terutama Indonesia bagian tengah dan utara.

Pada saat La Nina terjadi peningkatan curah hujan dari 20 sampai 40 persen di Jawa Tengah, terutama wilayah selatan yakni Cilacap, Purworejo, Kebumen, kemudian di bagian utara timur seperti Demak. Wilayah Wonosobo dan Banjarnegara juga tedampak.




Puncak La Nina diperkirakan pada Desember, Januari, dan Februari mendatang, tetapi puncak musim hujan terjadi di bulan Januari, Februari. Selain bencana hidrometeorologi, yang dikhawatirkan adalah dampak hujan tersebut terhadap produksi atau komoditas pertanian dan perkebunan.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp