Bupati Purbalingga Wajibkan Pemudik Pakai Gelang Identitas, Jika Dilepas Kena Sanksi

Bupati Purbalingga Wajibkan Pemudik Pakai Gelang Identitas, Jika Dilepas Kena Sanksi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest
Bupati-Purbalingga-Dyah-Hayuning-Pratiwi

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi

PURBALINGGA– Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi membentuk Posko Gugus Tugas Covid-19 di lima titik perbatasan wilayah.

Kebijakan ini diambil oleh Dyah setelah lima warganya dinyatakan positif virus corona akibat mobilisasi pemudik yang terus berdatangan dari luar kota. Posko Gugus Tugas Covid-19 ini akan didirikan di Jompo, Karangreja, Kutabawa, Padamara dan Bukateja.

Petugas yang terlibat yakni unsur gabungan TNI, Polri, Satpol pp, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan para relawan. Petugas melakukan pengecekan dan penyemprotan disinfektan kepada semua kendaraan yang masuk dari luar kota. Termasuk melakukan pengecekan dan pendataan terhadap penumpang yang mudik ke Kabupaten Purbalingga.

Seluruh pendatang yang masuk akan dipasang sebuah gelang karet sebagai identitas. Sehingga, seluruh pendatang yang masuk tersebut akan berstatus sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Perantau Harus Karantina Diri 14 Hari di Rumah dan gelang tersebut tidak boleh dilepas selama masa karantina. Sebab akan ada sanksi khusus apabila gelang tersebut sampai ketahuan dilepas.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR TERBARU

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp