RASIKAFM.COM

📆 3 October 2022 🇮🇩 🕓 2:38 pm

Dampak Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah Brebes Gagal Panen

petani-bawang-merah

Ilustrasi, Petani Bawang Merah

BREBES – Harga bawang merah di Brebes terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal tersebut dipicu tingginya curah hujan di Pantura Barat Jateng selama tiga bulan terakhir. Akibatnya, tak sedikit petani yang mengalami gagal panen.

Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia, Juwari mengatakan, harga bawang merah di tingkat pengecer mengalami kenaikan. Oleh karenanya, ia meminta kepada pedagang atau distributor bawang merah yang melakukan pengiriman ke sejumlah daerah tidak mengambil keuntungan yang berlebihan. Diakuinya, cuaca ekstrem pada awal tahun 2020 mengakibatkan petani gagal panen.

Usia tanaman yang telah memasuki satu bulan tak bisa dipanen lantaran banyak tanaman yang terserang hama. Untuk itu, distributor tidak memainkan harga saat kondisi petani sedang jatuh. Untuk wilayah Kabupaten Brebes, terdapat sekitar 700 hektar lahan bawang merah yang mengalami gagal panen.

Para petani, hanya mampu memperoleh hasil panen mencapai 6 ton per hektare. Padahal, pada puncak panen seperti biasanya, pada bulan Juli-Agustus tahun lalu mampu mencapai angka 12 ton.

Sementara untuk stok kebutuhan menjelang bulan Ramadan, Juwari menambahkan, kondisinya masih dalam batas wajar dan aman. Mengingat, saat ini tanaman bawang di lahan pertanian dianggap cukup untuk memenuhi stok bulan puasa nanti.

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya untuk meningkatkan belanja produk Indonesia melalui berbagai cara. Setelah meresmikan pusat pelayanan ‘Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri’ atau P3DN, kini dirinya mencoba mendongkrak pembelian batik yang merupakan warisan budaya Indonesia.

Cukup Tinggi, Warga Salatiga Yang Daftar Panwaslucam Capai 113 Orang

Hingga berakhirnya masa pendaftaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan (Panwascam) pada 27 September 2022 lalu, jumlah warga Salatiga yang mendaftarkan dan menyerahkan berkas sebanyak 113 orang, mereka tersebar dari empat kecamatan di Kota Salatiga. Demikian diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga Agung Ari Mursito.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln.jpg
error: Alert: Content selection is disabled!!