RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kebakaran melanda lahan perkebunan di lingkungan SMP Negeri 1 Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (15/10/2026) malam. Api merembet hingga bangunan gudang dan kamar mandi sekolah, dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai satu hektare.
Kepala SMPN 1 Bawen, Taslim Sugito, mengatakan kebakaran terjadi di area belakang sekolah. Meski demikian, api tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan gudang maupun merembet ke bangunan sekolah lainnya.
“Tidak penuh satu bangunan. Sebetulnya hanya sedikit, bagian wuwungan dan usuk bangunan gudang dan kamar mandi yang ada di situ,” jelas Taslim saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2026).
Ia menerangkan, gudang tersebut digunakan untuk menyimpan barang-barang sekolah yang sudah tidak terpakai, seperti meja dan kursi rusak. Akibat kebakaran, sebagian atap dan kayu penyangga atap gudang mengalami kerusakan. Taslim mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun, ia menyebut sebelumnya terdapat aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.
“Informasinya ada orang bakar sampah di sekitar lokasi. Lalu apinya merembet dan kena ke gudang.”
“Kalau kerugiannya berapa, saya tidak paham. Yang rusak itu hanya genteng dan usuk yang ada di situ,” katanya.
Taslim memastikan kebakaran tersebut tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah. Hingga Jumat (16/10/2026), aktivitas pembelajaran tetap berlangsung seperti biasa.
“Tidak ada yang terganggu. Pembelajaran berjalan seperti biasa sampai sekarang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Hisyam Alwi, dalam laporan kejadian menyebut kebakaran melanda lahan perkebunan seluas sekitar satu hektare dan merembet ke bangunan kamar mandi serta gudang sekolah.
“Laporan kami terima pada pukul 19.37 WIB. Petugas dari Pos Bawen, Ambarawa, dan Bergas segera ke lokasi untuk memadamkan dibantu BPBD, TNI, Polri dan warga sekitar,” ungkapnya.
Api berhasil dipadamkan pada pukul 21.45 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, sedangkan kerugian materiil masih dalam penghitungan.
“Laporan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Namun, secara pasti masih diselidiki,” tandasnya. (win)













