HOME

Ditunggu Surat Edaran Gubernur Jateng Terkait Pembukaan Ponpes Saat Pandemi

Ditunggu Surat Edaran Gubernur Jateng Terkait Pembukaan Ponpes Saat Pandemi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Kiai Haji Nur Machin Chudlory. ANTARA/HO-dok pribadi

SEMARANG – Kalangan pengelola pondok pesantren di Provinsi Jawa Tengah mengharapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo segera menerbitkan surat edaran terkait pembukaan kembali kegiatan belajar mengajar di ponpes pada saat pandemi COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

 

Ketua Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah PWNU Jateng, Kiai Haji Nur Makhin Chudlory mengatakan, bahwa memasuki penerapan protokol kehidupan normal baru, maka aktivitas di pondok pesantren, termasuk TPQ madin dan kegiatan keagamaan harus mendapat perhatian. Bahkan di Jawa Tengah, langkah awal sudah dimulai dari Pondok Pesantren Salaf Tegalrejo Kabupaten Magelang dengan mengeluarkan “Maklumat Tegalrejo”. Isi dari maklumat itu adalah tata cara mengatur 13.800 santri Tegalrejo untuk kembali ke pondok pesantren dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Berdasarkan hal itu,pihaknya meminta Gubernur Ganjar Pranowo untuk segera menerbitkan surat edaran kepada pihak-pihak terkait, seperti pemerintah kabupaten/kota, Gugus Tugas Daerah, Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, dan semua pondok pesantren. Untuk puskesmas misalnya, Gubernur segera mendorong puskesmas untuk memfasilitasi pemeriksaan kesehatan bagi para santri, sekaligus mengeluarkan surat keterangan sehat.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp