RASIKAFM.COM

๐Ÿ“† 29 June 2022 ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ ๐Ÿ•“ 23:06

Ganjar Dengar Masukan Siswa dan Orang Tua Soal PPDB, Siap Sampaikan ke Kementerian

SEMARANG โ€“ Pro dan kontra terjadi selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) 2020. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo rela blusukan ke sejumlah sekolah untuk mendengarkan masukan dari siswa maupun orang tua siswa terkait sistem PPDB tahun ini.

Beberapa SMA dan SMK Negeri telah dikunjungi Ganjar selama proses PPDB berlangsung. Diantaranya SMAN 1,2 dan 3 Semarang serta SMKN 1,2,4,5 dan 8 Kota Semarang. Di tempat-tempat itu, Ganjar selalu kulakan masalah dengan mengajak ngobrol siswa maupun orang tua siswa tentang mekanisme PPDB 2020. Dari mereka, Ganjar mencatat semua masukan yang dikeluarkan sebagai bahan evaluasi.

Kepada Ganjar, sejumlah siswa mengatakan bahwa sistem PPDB tahun ini cukup rumit. Selain itu, ada pula yang menyoroti terkait zonasi yang dianggap kurang adil, karena hanya mengutamakan dekat-dekatan dan usia.

โ€œSaya kira zonasi ini memperhitungkan jarak dan nilai, ternyata hanya jarak dan umur. Saya sempat khawatir, karena kegeser dengan yang lebih tua. Padahal jarak saya juga dekat, tapi usianya masih sangat muda, di atas saya masih banyak yang lebih tua,โ€ kata Haqiqi,15, salah satu calon siswa SMAN 2 Semarang.

Seharusnya lanjut dia, sistem zonasi harus dibarengi dengan prestasi. Artinya, meskipun jarak menjadi penentu, namun nilai atau prestasi juga menjadi pertimbangan.

โ€œKalau seperti ini, yang muda dan nilainya bagus kalah dengan yang tua dengan nilai pas-pasan. Padahal jaraknya sama,โ€ ucapnya.

Namun tak sedikit pula yang setuju dengan adanya sistem zonasi ini. Menurut mereka, sistem zonasi merupakan sistem pemerataan sekolah dan memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk belajar di sekolah terdekat.

โ€œYa bagus ya, dengan sistem zonasi ini, anak saya bisa sekolah di sekolah yang dekat dengan rumah. Jadi tidak khawatir selama perjalananya,โ€ kata Nur Safitri,42, salah satu orang tua siswa.

Berbagai keluhan dan masukan itu diserap baik-baik oleh Ganjar. Dirinya membenarkan, bahwa sistem PPDB ini memang masih ada kekurangan yang harus diperbaiki.

โ€œMemang banyak problem yang kami temukan di lapangan. Misalnya ada daerah yang tidak memiliki sekolah negeri sehingga tidak ada yang bisa masuk zonasi. Kami sudah berikan solusi dengan membuatkan sekolah jarak jauh dan mudah-mudahan segera kami bangun sekolah permanen tahun depan,โ€ katanya.

Problem selanjutnya dalam PPDB tahun ini adalah zonasi. Menurut Ganjar, sistem itu dibuat setelah sekolah sudah dibangun terlebih dahulu. Sehingga, posisi zonasinya tidak merata mengingat banyak sekolah yang dibangun berdempetan dan belum merata.

โ€œIni yang jadi persoalan, karena sekolahnya ada dulu baru dibuat zona, maka pating pletot (tidak rapi). Kalau memang mau tetep zonasi, maka sepertinya kita harus membuat persebaran sekolah yang lebih mereprsentasikan kewilayahan, sehingga aksesnya semua menjadi dekat,โ€ imbuhnya.

Kalau itu tidak bisa dilakukan, Ganjar mengusulkan adanya perubahan presentase jalur penerimaan PPDB untuk tahun selanjutnya. Menurutnya, bisa saja, jalur zonasi menjadi kriteria nomor dua, yang pertama adalah jalur prestasi.

โ€œKarena banyak masukan ke saya, kalau sistemnya begini anak-anak ndak perlu belajar susah-susah, kalau deket sekolah pasti keterima. Jangan sampai sistem ini menurunkan semangat belajar siswa,โ€ ucapnya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait proses PPDB tahun ini. Selain untuk perbaikan ke dalam, evaluasi juga akan disampaikan sebagai masukan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

โ€œNanti kami sampaikan masukan ini kepada pak Menteri, karena kami sudah punya pengalaman di lapangan seperti apa,โ€ pungkasnya. (alv)

Tags๐Ÿท๏ธ

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

๐Ÿ“Œ Baca Juga:

๐Ÿ“Œ Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

๐Ÿ“ŒKABAR TERBARU

๐Ÿ“ŒKABAR TERBARU

Jelang Idul Adha, Belasan PSK Diamankan Satpol PP Semarang

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang mengamankan belasan pekerja seks komersial (PSK) pada operasi cipta kondisi menjelang Idul Adha Selasa (28/6/2022) malam. 17 PSK yang ditangkap itu juga karena adanya aduan dari masyarakat.

89 Calhaj Kloter 37 Asal Salatiga Diberangkatkan

Puluhan jemaah calon haji asal Kota Salatiga diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, (28/6/2022). Pemberangkatan jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 37, didampingi Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Rachmadi.

๐Ÿ“Œ INFOGRAFIS ๐Ÿ“ธ

๐Ÿ“Œ INFOGRAFIS ๐Ÿ“ธ

๐Ÿ“Œ KABAR PERISTIWA

๐Ÿ“Œ KABAR PERISTIWA

๐Ÿ“Œ KABAR OLAH RAGA

๐Ÿ“Œ KABAR OLAH RAGA

๐Ÿ“ŒRASIKA FEATURE

๐Ÿ“ŒRASIKA FEATURE

๐Ÿ“ŒKABAR POPULER

๐Ÿ“ŒKABAR POPULER

kabar-pln.jpg