HOME

Gunung Slamet Berstatus waspada, Pendaki Dilarang Mendaki

Gunung Slamet Berstatus waspada, Pendaki Dilarang Mendaki

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Asap putih di kawah puncak Gunung Slamet terlihat dari arah Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (26/7/2020). (Foto: ANTARA/Sumarwoto)

RASIKAFM.COM – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan, bahwa Gunung Slamet hingga saat ini masih berstatus waspada sehingga pendaki belum diizinkan mendaki.

Baca Juga :

petugas PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api, Sukedi menjelaskan, saat ini, statusnya masih waspada karena memang dari indikasi data-data yang ada masih menunjukkan fluktuatif. Dalam hal ini, deformasi atau perubahan ukuran masih terjadi pada gunung yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal dan Brebes itu.

Berdasarkan pengamatan dari Pos pengamatan di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, yang berjarak sekitar 8,5 kilometer sebelah utara dari puncak Gunung Slamet, tinggi embusan asap berkisar 25-100 meter.

Baca Juga :




Sebagai informasi, PVMBG meningkatkan status Gunung Slamet dari aktif normal atau tingkat I menjadi waspada tingkat II sejak hari Jumat,9 Agustus 2019. Peningkatan status tersebut dilakukan setelah PVMBG melakukan analisis terhadap hasil pemantauan aktivitas Gunung dari Pos di Desa Gambuhan.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp