HOME

Hari Pertama Masuk, Siswa SMPN 1 Bancak Hanya 2 Jam Tatap Muka

Hari Pertama Masuk, Siswa SMPN 1 Bancak Hanya 2 Jam Tatap Muka

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Semarang Joko Sriyono (berkemeja batik), tengah meninjau pelaksanaan MPLS di SMPN 1 Bancak TA 2020/2021, Senin (13/7/2020). (Foto/IST)

UNGARAN – Tahun ajaran 2020/2021 telah dimulai Senin (13/7/2020). Beberapa sekolah di Kabupaten Semarang yang masuk zona hijau telah dibuka kembali dan melaksanakan pembelajaran secara tatap muka. Seperti halnya SMPN 1 Bancak, Kabupaten Semarang yang telah melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah (PLS) bagi siswa baru secara tatap muka.

Baca Juga :

Kepala SMPN 1 Bancak Endang Widiastuti saat dihubungi menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan. Sebelumnya sebanyak 375 orang tua siswa telah diberikan angket terkait sistem pelaksanaan pembelajaran. Hasilnya, sebanyak 328 orang tua siswa atau lebih dari 86 persen menghendaki pembelajaran gabungan.

Atas hal tersebut dan mengacu pada surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, maka pihaknya menyelenggarakan pembelajaran gabungan (blended learning), yakni tatap muka dan daring. Khusus tatap muka, untuk kelas VII masuk pada hari Senin dan Kamis, kelas VIII hari Selasa dan Jumat dan kelas IX masuk hari Rabu dan Sabtu. Masing-masing siswa hanya belajar selama 2 jam saja, atau 30 menit kali 4 jam pelajaran, yang dimulai pada pukul 07.30 dan berakhir 09.30.

Baca Juga :




Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Semarang Joko Sriyono usai meninjau pelaksanaan PLS di SMPN 1 Bancak, Senin (13/7/2020) mengatakan, secara umum siswa dan guru sudah melaksanakan protokol kesehatan. Sarana cuci tangan dan penyemprotan disinfektan di ruang kelas sebelum dan setelah digunakan juga telah dilaksanakan. Hanya saja yang masih perlu mendapatkan perhatian adalah mengingatkan siswa untuk selalu menjaga jarak.

Selain di SMPN 1 Bancak, pihaknya juga melakukan pantauan di SMPN 1,2 dan 3 Tuntang serta SMPN 2 Pabelan. Untuk sekolah yang lain memang tidak direkomendasikan sebab bukan termasuk zona hijau. (win)

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp