RASIKAFM.COM

๐Ÿ“† 30/11/2022 ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ ๐Ÿ•“ 05:30

Hendi Akan Sidak Penyedia Masker dan Tindak Penyebar Hoax Corona

walikota-semarang-hendrar-prihadi

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyatakan saat ini Pemerintah Kota Semarang selain fokus pada pencegahan virus Corona, juga berupaya untuk menciptakan kondusifitas di masyarakat. Dirinya mencatat ada beberapa hal yang memicu situasi tidak kondusif di Kota Semarang, diantaranya penyebaran Hoax terkait Corona melalui aplikasi pesan singkat seperti Whatsapp, unggahan Hoax terkait Corona di media sosial, serta ketidaktersediaan masker dan hand sanitizer. Untuk dia menyatakan telah berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang dalam melakukan langkah – langkah penegakan. Hal ditegaskan Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu di Situation Room Pemerintah Kota Semarang, Rabu (17/3).

Hendi mengungkapkan dalam komunikasinya dengan Kapolrestabes Kota Semarang, Auliansyah Lubis, penertiban oleh pihak kepolisian akan dilakukan dengan menurunkan tim pemantauan. “Tekait banyaknya Hoax atau disinformasi yang tersebar di grup-grup Whatsapp serta media sosial, saya sudah komunikasi ke Pak Kapolrestabes. Saya katakan ke Mas Aulia perlu ada penertiban dari kepolisian, karena yang seperti itu sudah tidak baik, membuat masyarakat panik,” cerita Hendi. “Beliau kemungkinan sudah mulai menurunkan tim nya untuk melakukan pemantauan,” tambahnya.

Di sisi lain, Hendi menyebutkan juga memberi perhatian khusus pada tidak tersedianya masker serta hand sanitizer pada sejumlah tempat di Kota Semarang. Maka dari itu dirinya telah menugaskan satuan tugas atau gugus tugas pencegahan Corona di Kota Semarang untuk masuk melakukan pendataan ke sejumlah tempat penjualan masker dan hand sanitizer. Nantinya data yang terkumpul dari gugus tugas akan dievaluasi untuk ditelusuri terkait kemungkinan penimbunan, atau kekosongan stok. Tak hanya itu, Pemkot Semarang juga akan berupaya membagikan kepada masyarakat masker dan hand sanitizer yang dimiliki oleh pemerintah.

“Saya sudah perintahkan Mbak Ita selaku ketua gugus tugas untuk bisa masuk mengecek. Ada 16 gugus tugas, satu gugus tugas minimal mengecek 3 tempat penjualan masker dan hand sanitizer, seperti APOTEK dan Supermarket,” terang Hendi. “Data yang nanti dihimpun dari gugus tugas akan kita rapatkan, benar tidak kosong atau ada yang nimbun, naiknya berapa. Kalau ada yang menimbun langsung kita eksekusi,” tegasnya.

.(red)

Tags๐Ÿท๏ธ

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

๐Ÿ“Œ Baca Juga:

๐Ÿ“Œ Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

๐Ÿ“ŒKABAR TERBARU

๐Ÿ“ŒKABAR TERBARU

Cegah Korupsi dari Tingkat Bawah, KPK Luncurkan 10 Desa Antikorupsi

– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan peluncuran Desa Antikorupsi tahun 2022 dengan tema โ€˜Berawal dari Desa Kita Wujudkan Indonesia Bebas dari Korupsiโ€™. Kegiatan yang merupakan puncak dari serangkaian tahapan pembentukan percontohan Desa
Antikorupsi yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2022 ini digelar di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Selasa (29/11/2022).

๐Ÿ“Œ INFOGRAFIS ๐Ÿ“ธ

๐Ÿ“Œ INFOGRAFIS ๐Ÿ“ธ

๐Ÿ“Œ KABAR PERISTIWA

๐Ÿ“Œ KABAR PERISTIWA

๐Ÿ“Œ KABAR OLAH RAGA

๐Ÿ“Œ KABAR OLAH RAGA

๐Ÿ“ŒRASIKA FEATURE

๐Ÿ“ŒRASIKA FEATURE

kabar-pln_image
error: .