HOME

Imbas Bibit Mahal, Petani Bawang Merah di Brebes Beralih ke Jagung

Imbas Bibit Mahal, Petani Bawang Merah di Brebes Beralih ke Jagung

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Ilustrasi, Petani Bawang

BREBES – Produksi bawang merah di Kabupaten Brebes diperkirakan akan menurun. Pasalnya banyak petani beralih memilih menanam komoditas lain karena mahal dan langkanya bibit bawang merah.

 

Salah satu petani bawang merah di Desa Krasak, Kecamatan Brebes, Sutikno mengatakan, harga bibit bawang merah mengalami kenaikan dua kali lipat dibanding dengan harga normal. Pada kondisi normal, harga bibit bawang merah berkisar Rp20.000 – Rp30.000 per kilogram. Tiga bulan terakhir, harganya melonjak menjadi Rp70.000 per kg. Mahalnya harga bibit tersebut membuat para petani tidak berani menanami seluruh lahannya dengan bawang merah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Yulia Hendrawati mengatakan, luas lahan tanam bawang merah pada Juni 2020 sekitar 1.800 hektare. Jumlah ini menurun dibanding luas lahan tanam pada Juni 2019 yang mencapai 3.00 hektare. Penurunan luas lahan tanam tersebut menunjukkan banyaknya petani yang beralih menanam komoditas lain. Rata-rata mereka beralih menanam jagung karena langka dan mahalnya bibit bawang merah.



SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp