HOME

Industri Kreatif Ubah Produk UKM Dari Kelas Pasar Tradisional ke Ekspor

Industri Kreatif Ubah Produk UKM Dari Kelas Pasar Tradisional ke Ekspor

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Saat Kunjungi Balai Industri Kreatif  (Jumat (10/7) -Foto: Humas Pemprov Jateng

SEMARANG – Saat gowes dan melintas di depan gedung bertuliskan Rumah Kemasan,  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo penasaran langsung menghentikan sepedanya dan mampir menengok ada apa di dalam bangunan itu. Ternyata, gedung bertuliskan Rumah Kemasan tersebut adalah Balai Industri Kreatif, Digital dan Kemasan Dinas Perindusrian dan Perdagangan Jawa Tengah. Di tempat itu, melayani konsultasi pembuatan merk, logo, design kemasan, liflet, pamflet, karton box dan aneka produk kemasan lainnya bagi UKM unggulan Jawa Tengah.

Baca Juga :

Di dalam gedung itu, Ganjar melihat display produk-produk UKM seperti kopi, aneka kue, minuman dan produk kemasan lain dari berbagai daerah di Jateng yang dikemas dengan apik dan menarik. Ia juga melihat mesin-mesin pembuat produk kemasan yang cukup canggih, dengan hasil cetakan yang berkualitas.

Di tempat itu lanjut Ganjar, juga melayani konsultasi para UKM tentang pemasaran produk secara gratis. Menurutnya, hal semacam inilah yang diharapkan, agar produk UKM Jateng bisa naik kelas.

Baca Juga :




Hal itulah yang selalu diharapkannya. Ia berharap, pelaku UKM Jateng terus meningkatkan kualitas produknya agar bisa naik kelas. Sebab diyakini Ganjar, banyak produk UKM Jateng yang rasanya enak dan tidak kalah dengan produk pabrikan besar.

Sementara itu, Plt Kepala Balai Industri Kreatif, Digital dan Pemasaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng, Sukeriyanto mengatakan, balai tersebut berdiri sejak 2017 lalu. Di tempat itu, melayani konsultasi gratis tentang pemasaran produk UKM.

Pihaknya juga kerap menggelar pendampingan di berbagai daerah di Jateng. Seringkali, digelar workshop tentang packaging, marketing, manajemen dan lainnya kepada sejumlah pelaku UKM di daerah.

Tak hanya fasilitasi, Rumah Kemasan Jateng juga membantu UMKM dalam pencetakan kemasan dengan harga jauh lebih murah dari pasaran. Minimal order juga yang lebih sedikit juga memudahkan pelaku UMKM. Jika di percetakan biasa, pemesanan kemasan minimal harus 1000 lembar, di Rumah Kemasan bisa mencetak hanya 200 lembar. (alv)

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp