RASIKAFM.COM

📆 08/12/2022 🇮🇩 🕓 10:57

Industri Kreatif Ubah Produk UKM Dari Kelas Pasar Tradisional ke Ekspor

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Saat Kunjungi Balai Industri Kreatif  (Jumat (10/7) -Foto: Humas Pemprov Jateng

SEMARANG – Saat gowes dan melintas di depan gedung bertuliskan Rumah Kemasan,  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo penasaran langsung menghentikan sepedanya dan mampir menengok ada apa di dalam bangunan itu. Ternyata, gedung bertuliskan Rumah Kemasan tersebut adalah Balai Industri Kreatif, Digital dan Kemasan Dinas Perindusrian dan Perdagangan Jawa Tengah. Di tempat itu, melayani konsultasi pembuatan merk, logo, design kemasan, liflet, pamflet, karton box dan aneka produk kemasan lainnya bagi UKM unggulan Jawa Tengah.

Di dalam gedung itu, Ganjar melihat display produk-produk UKM seperti kopi, aneka kue, minuman dan produk kemasan lain dari berbagai daerah di Jateng yang dikemas dengan apik dan menarik. Ia juga melihat mesin-mesin pembuat produk kemasan yang cukup canggih, dengan hasil cetakan yang berkualitas.

Di tempat itu lanjut Ganjar, juga melayani konsultasi para UKM tentang pemasaran produk secara gratis. Menurutnya, hal semacam inilah yang diharapkan, agar produk UKM Jateng bisa naik kelas.

Hal itulah yang selalu diharapkannya. Ia berharap, pelaku UKM Jateng terus meningkatkan kualitas produknya agar bisa naik kelas. Sebab diyakini Ganjar, banyak produk UKM Jateng yang rasanya enak dan tidak kalah dengan produk pabrikan besar.

Sementara itu, Plt Kepala Balai Industri Kreatif, Digital dan Pemasaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng, Sukeriyanto mengatakan, balai tersebut berdiri sejak 2017 lalu. Di tempat itu, melayani konsultasi gratis tentang pemasaran produk UKM.

Pihaknya juga kerap menggelar pendampingan di berbagai daerah di Jateng. Seringkali, digelar workshop tentang packaging, marketing, manajemen dan lainnya kepada sejumlah pelaku UKM di daerah.

Tak hanya fasilitasi, Rumah Kemasan Jateng juga membantu UMKM dalam pencetakan kemasan dengan harga jauh lebih murah dari pasaran. Minimal order juga yang lebih sedikit juga memudahkan pelaku UMKM. Jika di percetakan biasa, pemesanan kemasan minimal harus 1000 lembar, di Rumah Kemasan bisa mencetak hanya 200 lembar. (alv)

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln_image
error: .