Jadi Caleg Parpol, KPU Kabupaten Semarang Coret Satu Nama Calon PPK

Jadi Caleg Parpol, KPU Kabupaten Semarang Coret Satu Nama Calon PPK

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest
Ketua-KPU-Kabupaten-Semarang,-Maskup-Asyadi

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi

UNGARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang mencoret satu nama calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pilkada serentak 2020. Hal itu sebagai tindak lanjut dari rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang atas temuan 8 orang calon PPK yang diduga menjadi pengurus partai politik. “Kemarin sudah kita klarifikasi saat tes wawancara. Satu orang terdeteksi sebagai caleg salah satu parpol sehingga kita coret namanya dari daftar calon PPK”, jelas Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi saat ditemui di kantornya, Selasa (18/2/2020).

Disampaikan Maskup, dari 7 orang calon PPK yang tersisa semuanya sudah diklarifikasi dan didapatkan fakta jika mereka bukan anggota atau pengurus partai politik. “Awalnya nama mereka masuk dalam sipol (sistem informasi partai politik) sehingga diduga menjadi bagian dari suatu parpol. Akan tetapi setelah kami klarifikasi, namanya hanya tercatut saja karena KTP nya pernah dipinjam oleh pihak tertentu. Mereka telah membuat surat pernyataan sehingga tetap berhak menjadi calon PPK”, ungkapnya.

Tahap selanjutnya, KPU menunggu masukan dan tanggapan dari masyarakat setelah menetapkan 5 orang sebagai calon PPK pada tanggal 15 Februari 2020. Jika tidak ada tanggapan, maka kelima orang tersebut akan ditetapkan sebagai PPK. “Jadi dari 7 orang itu kami rangking menjadi 5 besar. Kami masih menunggu barangkali ada masukan atau tanggapan dari masyarakat terhadap 5 orang tersebut sampai tanggal 21 Februari 2020. Jika tidak ada, maka mereka akan ditetapkan sebagai PPK dan akan dilantik pada 29 Februari besok. Sementara 2 orang sisanya menjadi PAW jika ada yang tidak memenuhi syarat”, paparnya.

Setelah ditetapkan, lanjut Maskup, mereka akan langsung bekerja mulai tanggal 1 Maret 2020. “Jadi masa kerja PPK ini kurang lebih selama 9 bulan, terhitung mulai 1 Maret sampai 30 November 2020”, pungkasnya.Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Semarang menemukan 8 calon anggota PPK diduga menjadi anggota atau pengurus partai politik. Dugaan itu menyusul ditemukannya nama-nama tersebut dalam SIPOL. (win)

 

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR TERKAIT

Harga Ayam Melejit, Pedagang Mogok Jualan

UNGARAN – Kenaikan harga daging ayam yang dinilai tidak wajar, membuat puluhan pedagang daging ayam di Pasar Projo Ambarawa Kabupaten Semarang protes. Mereka sepakat tidak

KABAR TERBARU
KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
KABAR POPULER
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy Policy
  • Media Partner
  • Disclaimer
  • Lowongan Pekerjaan

Connect With Us

Copyright @ 2020 rasikafm.com
All right reserved

INFORMASI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy Policy
  • Media Partner
  • Disclaimer
  • Lowongan Pekerjaan