HOME

Janda Bolong Diekspor ke Hongkong, Inggris dan Amerika

Janda Bolong Diekspor ke Hongkong, Inggris dan Amerika

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Jenis Janda Bolong atau Monstera, Ada yang Mudah Ditemukan hingga yang Langka (Foto:Tokopedia)

RASIKAFM – Tanaman hias dari keluarga Monstrea, atau yang biasa dikenal dengan sebutan ā€œJanda Bolongā€ kini tak hanya digemari oleh masyarakat dalam negeri. Sejumlah negara asing sekarang ini juga tengah melirik tanaman eksotis tersebut.

Janda Bolong menjadi salah komoditi tanaman hias yang diekspor ke berbagai negara, di antaranya Hongkong, Inggris dan Amerika Serikat (USA).

Dilansir dari situs resmi Kementerian Pertanian, pada Rabu 21 Oktober 2020, ada sebanyak 325 tanaman hias berbagai jenis, termasuk Janda Bolong yang diekspor ke luar negeri.



ā€œJenis tanaman hias yang juga sedang digemari masyarakat berupaĀ Mostrea,Ā AglonemaĀ danĀ PhilondendronĀ sebanyak 352 batang senilai Rp17,6 juta ke Hongkong, Inggris dan Amerika Serikat,ā€ tulis Kementerian Pertanian dalam situsnya.

Masih dalam artikel dalam situs itu, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo turut mengajak masyarakat agar terus mengembangkan jenis ā€“ jenis tanaman hias tersebut. Sebab, pasar ekspor untuk komoditi tanaman hias itu masih terbuka lebar.

ā€œPertumbuhannya sangat menggembirakan, kembangkan terus karena pasar ekspor sangat terbuka lebar. Jangan lupa patuh untuk melapor kepada petugas karantina agar tetap sehat, aman dan makin laris tanaman hias kita di pasar ekspor,ā€ pesan pria yang akrab disapa SYL itu.

Ā Di pasar tanaman hias dalam negeri sendiri, tanaman hias Janda Bolong jenis (Monstrea obiliqua) mulai booming pada awal pertengahan 2020 lalu. Untuk satu lembar daunnya, dihargai hingga Rp15 juta rupiah.

Belakangan, harganya terbilang fantastis, untuk satu tanaman mampu mencapai Rp100 juta.

Namun demikian, tidak semua jenis Monstrea di bandrol dengan harga tinggi, ada juga yang dibandrol dengan harga puluhan ribu saja.

Dilansir dari CNN Indonesia, Peneliti LIPI Yuzammi menjelaskan, Janda Bolong merupakan tanaman dari suku Araceae atau talas-talasan.

ā€œMargaĀ MonsteraĀ ini memiliki sekitar 38 spesies, yang salah satunya adalahĀ Monstera adansoniiĀ atau yang kita kenal di Indonesia dengan nama dagang janda bolong,ā€ kata Yuzammi.

Dari sejumlah sumber, menurut Yuzammi, nama janda bolong berasal dari bahasa Jawa. Karakteristik daunĀ Monstera adansoniiĀ yang bolong membuat masyarakat Jawa menyebutnya denganĀ ron phodoĀ bolong yang berarti daun pada bolong.

Jika diucapkan secara singkat, maka terdengar sepertiĀ ron dhoĀ bolong. PengucapanĀ ron dhoĀ terdengar hampir sama dengan rondo yang berarti janda.

Kultur budaya dan stereotip di Indonesia membuat nama ini semakin melekat padaĀ Monstera adansonii.

ā€œDalam kultur masyarakat kita, kata janda sudah identik dengan tidak perawan lagi, dengan kata lain kasarnya disebut bolong. Nah, dengan bentuk daun yang bolong-bolong tersebut, maka ā€˜seakan-akanā€™ identik dengan kondisi seorang janda, maka nama tersebut menjadi langsung populer dan ngetrend di pasar tanaman hias,ā€ kata Yuzammi.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp