HOME

Jembatan Ambrol Penghubung Dua Kecamatan di Grobogan, 4 Tahun Belum Ditangani

Jembatan Ambrol Penghubung Dua Kecamatan di Grobogan, 4 Tahun Belum Ditangani

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest
JEMBATAN-AMBROL

Salah Satu Jembatan Ambrol,  Jembatan yang dibangun pada 2005 itu terjadi setelah dilewati truk tangki bermuatan penuh. Sumber Foto:  (Saiful Anwar/Radar Kudus) bit.ly/33ja6Cg

GROBOGAN – Sebuah jembatan penghubung antara wilayah Kecamatan Geyer dan Karangrayung, di Kabupaten Grobogan saat ini kondisinya makin mengenaskan. Meski sudah ambrol sejak November tahun 2016 lalu, namun hingga saat ini jembatan itu belum ditangani.

Selain penghubung antar dusun, jembatan tersebut menjadi akses jalan antardesa di dua kecamatan. Yakni, antara Desa Karangsono Kecamatan Karangrayung dengan Desa Suru Kecamatan Geyer. Akibat kerusakan jembatan ini, warga harus melewati jalur lain yang jaraknya sekitar lima kilometer untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Jembatan sepanjang 24 meter dengan lebar tiga meter tersebut ambrol karena tanah penyangganya longsor akibat meluapnya air sungai.

Camat Karangrayung Hardimin menegaskan, fungsi jembatan yang statusnya milik desa itu memang cukup vital. tidak berfungsinya jembatan menyebabkan sebagian wargan terpaksa harus menyeberangi sungai untuk melakukan aktivitas.Banyak warga Desa yang memanfaatkan akses jembatan itu karena merupakan jalan pintas terdekat. Pihaknya sudah melaporkan ke dinas terkait agar segera ada penanganan.




.(red)

 

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp