HOME

Kang Gondrong Atasi Kesulitan Warga Akan Kebutuhan Internet

Kang Gondrong Atasi Kesulitan Warga Akan Kebutuhan Internet

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

kades Kadirejo Riyadi sedang menunjukkan panel surya dan kotak pengatur jaringan internet di balai desa

RASIKAFM – Masih adanya daerah yang sulit mendapatkan sinyal internet diwilayah Pabelan, termasuk masalah sering padamnya aliran PLN, memaksa Riyadi kades Kadirejo kecamatan Pabelan berpikir keras, apalagi di Masa pandemi Covid-19 ini, ternyata kebutuhan akan internet begitu besar karena sebagian “pekerjaan” harus diselesaikan dari rumah.

Hal inilah yang akhirnya memunculkan ide ‘gila’ dari Kepala Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang Riyadi untuk mencarikan solusi bagi warganya. Salah satunya, dengan membangun jaringan internet dan hotspot di Desa Kadirejo melalui Tekom Mini. Dengan mengandeng pihak ketiga dan BUMDES, Internet ini digunakan untuk seluruh warganya di delapan dusun yang ada.

Kepada rasikafm.com Gondrong panggilan akrab Riyadi menjelaskan, idenya itu berawal dari sulitnya mendapatkan sinyal di wilayah desanya itu, khususnya saat warga ingin ber-sosial media (sosmed). Adanya kesulitan dalam pengiriman data atau dokumen secara digital atau eletronik, termasuk pihak desa sendiri saat akan mengirim data kepada pihak Kecamatan Pabelan maupun ke Pemkab Semarang. Serta, lambatnya dalam mengikuti belajar mandiri secara online bagi pelajar dan mahasiswa dari Desa Kadirejo. Dalam masa pandemi Covid-19, agar masyarakat untuk tetap di rumah saja sehingga masyarakat membutuhkan ‘hiburan secara digital’.




“Mulai dilakukan pemasangan jaringan atau fiber optik internet ini pada bulan Februari 2020 lalu. Malam lebaran 2020, ternyata jaringan internet ini sudah dapat digunakan atau dioperasionalkan warga. Bahkan, dalam mencegah penyebaran Covid-10, warga dilarang berkerumun atau bergerombol, akhirnya jaringan internet ini menjadikan warga patuh pada aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tersebut. Dengan bermain internet dari rumah masing-masing, akhirnya menjadikan hilangnya kejenuhan saat berada di rumah saja,” tambah ketua kelompok Tani Muda Jateng ini .

Ditambahkan, internet yang telah terpasang di Desa Kadirejo ini semakin memperlancar komunikasi seluruh warga, termasuk sebagai sarana edukasi dan membuka wawasan baru masyarakat. Sebagai contohnya, saat lebaran warga tidak perlu bersilaturahmi langsung dengan datang kerumah-rumah, namun cukup secara virtual dalam mengucapkan selamat Idul Fitri. Juga, internet ini dapat dijadikan sarana utama dalam memperlancar maupun pemasaran produk olahan warga Desa Kadirejo secara online.

kades Kadirejo Riyadi sedang menunjukkan panel surya dan kotak pengatur jaringan internet di balai desa

“Jaringan internet yang sekarang ini telah dapat diakses dengan lancar, ini merupakan salah satu sarana edukasi dan membuka wawasan masyarakat Desa Kadirejo. Untuk pengelolaannya dipercayakan kepada Badan Usaha Milik Desa (BumDes) “Jaya Mandiri” Desa Kadirejo. Terobosan baru ini, menjadikan Desa Kadirejo adalah satu-satunya dan pertama kalinya membangun jaringan internet dan hotspot melalui fiber optik di Indonesia. Pihaknya dalam membangun jaringan internet ini dengan menggandeng investor dari luar Desa Kadirejo,” jelas kades yang mempunyai prinsip “Petani harus kaya ini”.

Ditambahkan, bahwa dengan adanya jaringan internet di desanya ini, maka hasil produk masyarakat Desa Kadirejo mulai dapat digencarkan promosi dan pemasarannya. Warga dapat dengan mudah meng-upload usahanya, seperti makanan khas desa yaitu bakso, lothek, peyek, kerajinan bambu (tampah, tampir, besek) serta berbagai produk olahan untuk produk UMKM di Desa Kadirejo.

Bahkan, para pedagang sayuran dan hasil tani semuanya dapat dipasarkan melalui martket place (media online). Dari sini, produk khusus dari warga Desa Kadirejo akan dengan mudah diketahui masyarakat secara luas. Selain itu, dapat dengan mudah bekerja sama pihak ketiga dalam pemasaran produk olahan ini melalui online.

Sementara itu setelah sukses membuat internet bagi warga didesanya, kini Riyadi sedang memikirkan bagaimana caranya agar warga juga bisa menikmati aliran listrik dan tidak mengandalkan PLN saja, sehingga jika listrik dari PLN padam, warga tetap bisa menikmati peneranggan dimalam hari (rief)

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp