HOME

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Rembang Kurangi Hari Operasional Pasar dan Objek Wisata

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Rembang Kurangi Hari Operasional Pasar dan Objek Wisata

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

BPBD Rembang melakukan penyemprotan disinfektan di jalan-jalan protokol Rembang. (Foto: IST/Daryono)

RASIKAFM – Pemerintah Kabupaten Rembang terus berupaya mengantisipasi penularan COVID-19 yang terus meningkat. Salah satunya dengan menutupan pasar dan obyek wisata.

Meski demikian, penutupan seluruh pasar dilakukan sekali seminggu atau setiap hari Jum’at, terhitung mulai tanggal 25 Desember 2020. Sedangkan khusus obyek wisata, ditutup hari Kamis dan Jum’at atau dua hari dalam seminggu.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menjelaskan penutupan tersebut dimanfaatkan untuk penyemprotan disinfektan, sehingga diharapkan bisa menekan penyebaran COVID-19 . Termasuk momentum malam Tahun Baru 2021, Pemkab Rembang meniadakan perayaan.



Selain itu, juga dilakukan pembatasan operasional jam malam bagi usaha warung non modern (seperti warung tiban, warung kopi dan sejenisnya) buka maksimal sampai pukul 22.00, sedangkan usaha warung modern (seperti minimarket, supermarket dan sejenisnya) buka maksimal sampai pukul 20.00 dan usaha kafe atau karaoke operasional buka maksimal sampai pukul 22.00 WIB.

Bupati juga menekankan, seluruh pembelajaran tatap muka di sekolah yang sempat aktif di sejumlah SMP dihentikan dulu, guna melindungi keselamatan anak didik, guru maupun warga sekolah lainnya.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp