RASIKAFM.COM

📆 04/12/2022 🇮🇩 🕓 06:27

Koleksi 23 sepeda, AHO mengaku lebih cinta Federal

Agoes Hasto Oetomo saat berpose di depan pintu masuk Dusun Daleman Desa Tuntang kabupaten Semarang belum lama ini

SALATIGA – Bagi Agoes Hasto Oetomo 63 tahun warga RT 3 RW 4 dusun Tugu Desa Bener Kecamatan Tengaran kabupaten Semarang, memiliki banyak koleksi sepeda adalah kebangaan tersendiri, ditengah hoby baru masyarakat Indonesia yang getol bersepeda saat ini. Dalam obrolan santainya dengan rasikafm.com, kakek berkumis ini pernah menduduki jabatan sebagai penyelenggara Pemilu, yaitu mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Semarang maupun mantan Ketua KPU Kabupaten Semarang.

 

Kini, pemilik akun FB Agoes Hasto Oetomo yang sering berceloteh di FB dengan gurauan “anak kecil yang kerap lewat didepan rumah ini poro rawuh” mengaku sangat gemar berolahraga, khususnya bersepeda. Dia mengaku mulai gemar “ngonthel” ini sejak tahun 2006 lalu dengan menggunakan sepeda merk ‘Giant’. Lebih tepatnya sejak peresmian jalan tol Semarang – Bawen.

Agoes Hasto Oetomo

“Saat itu dengan mempunyai sepeda ‘Giant’ itu, saya masuk tergabung dalam klub Kobas (Komunitas Badmintob & Sepeda). Dari sinilah awal mula memulai kecintaan untuk tetap berolahraga bersepeda,” katanya.

Dalam perjalanan waktu hingga sekarang ini, bapak dari tiga putra ini, kini semakin rutin bersepeda bersama komunitasnya baik di Salatiga maupun atas undangan komunitas lain. dalam kelompok “SIROKI” (Sikil Rodo Kiyeng) yang secara rutin gowes tiap hari Rabu dan Sabtu dengan tujuan selalu berbeda. Tidak melulu gowes di sekitar Kota Salatiga maupun Kabupaten Semarang.

Kepada reporter Rasika, hingga awal Juni 2020 ini, sudah memiliki sedikitnya 23 sepeda dan sebagian besar merk Federal. Alasan cinta akan merk Federal karena jika dinaiki dan dikayuh itu terasa lebih enak. Tentunya, sepeda Federal tersebut sudah diperbaiki bahkan dimodifikasi. “jujur saya senang karena kini banyak masyarakat yang mencintai sepeda, namun disatu sisi saya juga sedih karena harga spare part untuk sepeda mengalami kenaikan seiring dengan tingginya permintaan dalam meng up grade sepeda” jelas AHO panggilan akrab Agoes hasto.

Lebih lanjut, lelaki dengan seorang cucu ini mengaku jika dari 23 sepeda yang dimiliki itu, 18 unit diantaranya bermerk Federal. Dan, mungkin dibilang unik, sepeda Federal itu diperoleh atau dibelinya dari barang “rongsokan”. Sepeda itu dibeli dengan harga Rp 15.000 – Rp 35.000. Itupun kondisinya sudah sangat tidak layak.

Kepada reporter Rasika AHO menjelaskan, hingga awal Juni 2020 ini, sudah memiliki sedikitnya 23 sepeda dan sebagian besar merk Federal

“Sepeda-sepeda yang saya beli dari barang rongsokan itu, lalu saya poles di bengkel khusus sepeda dan kini “bertengger” di garasi sepeda. Untuk pemakaiannya, saya selalu berganti mengikuti medan yang akan dilalui. Dari sepeda Federal yang saya miliki itu, paling mahal adalah Federal Strobo dan pada bulan Februari 2020 terpilih mendapatkan penghargaan “Primadona” pada ajang Federal Ladies Festival – Ladies Lover di Klaten,” pungkas Agoes. (rief)

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln_image
error: .