RASIKAFM.COM

📆 7 July 2022 🇮🇩 🕓 23:20

Longsor, Ruas Jalur Penghubung Mluweh dan Kaligawe Terancam Putus

Warga-melintas-di-ruas-jalur-penghubung-Desa-Mluweh-dengan-Dusun-Kaligawe,-Kelurahan-Susulan,-Ungaran-Timur,-Kabupaten-Semarang-yang-ambles-diguyur-hujan,

Warga melintas di ruas jalur penghubung Desa Mluweh dengan Dusun Kaligawe, Kelurahan Susukan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang yang ambles diguyur hujan, Selasa (7/4/2020). (foto: win)

UNGARAN – Ruas jalan yang menghubungkan Desa Mluweh dengan Dusun Kaligawe, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang ambles. Akibatnya hanya tersisa satu lajur yang digunakan secara bergantian oleh pengendara yang melintas, terutama kendaraan roda empat.

Warga pun berinisiatif secara swadaya untuk memberi pagar pembatas seadanya menggunakan kayu dan bambu, mengingat lokasi ruas jalan berada di tepi jurang sedalam puluhan meter.

Pantauan Rasika FM di lokasi pada Selasa (7/4/2020), tampak lapisan beton ambrol dan longsor. Sebagian masih menggantung dengan menyisakan tanah yang tergerus. Amblesnya jalan beton itu sudah terjadi sejak beberapa minggu yang lalu akibat diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

“Saya setiap hari lewat sini untuk mengantar budhe ke pasar Ungaran. Rasanya was-was kalau tiba-tiba longsor lagi,” ungkap Ita (32), warga Rowosari, Tembalang, Kota Semarang.

Menurut Ita, longsornya ruas jalan itu terjadi sejak 5 bulan yang lalu, atau saat memasuki musim hujan.

“Longsornya sedikit-sedikit. Puncaknya ya pas beberapa minggu kemarin. Hujan deras lalu ambles,” paparnya.

Ita berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki sehingga tidak membahayakan bagi pengendara yang melintas.

Asariyono, Kepala Desa Mluweh, mengatakan satu sisi akses jalan tersebut amblas sekitar seminggu yang lalu akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut.

“Itu statusnya jalan Kabupaten, karena di saat ada hujan dua hari berturut turut menjadi ambles,” urainya.

Dia menjelaskan sebenarnya jalan yang ambles tersebut merupakan jalan yang dibuat sejak tahun 2014. Sebelum ambles, Pemkab membangun jalan di sebelahnya untuk perluasan jalan.

“Jadi yang ambles adalah satu jalur jalan yang dibuat di tahun 2014. Dengan amblesnya jalan, masyarakat menggunakan jalur di sebelahnya secara bergantian,” ungkapnya.

Terkait amblesnya jalan itu, pihaknya telah melaporkan hal tersebut ke Pemkab Semarang. Menurutnya DPU dan BPBD Kabupaten Semarang sudah meninjaunya.

“Gubernur juga saat sedang sepedaan melewati jalan tersebut, lalu kami sempat berbincang perihal perbaikan jalan,” ungkapnya.

Asariyono berharap Pemkab Semarang dapat segera membangun kembali akses jalan yang rusak tersebut. Sesuai peraturan, karena jalan tersebut berstatus jalan kabupaten maka menurutnya pemdes tidak bisa menggunakan dana desa untuk membetulkan jalan.

“Kami berharap Pemkab membangun kembali karena itu akses utama ke Ungaran,” tandasnya. (win)

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Ganjar Siapkan Langkah Operasi Pasar Atasi Inflasi di Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyusun langkah cepat untuk mengatasi inflasi yang terjadi di wilayahnya. Tercatat, Juni 2022 jateng mengalami inflasi 4,97 persen. Salah satunya operasi pasar terhadap penyebab inflasi pada enam daerah yakni di Kota Semarang, Surakarta, Tegal Purwokerto, Kudus dan Cilacap.

Kanjeng Gusti Bhre Temui Ganjar Bahas Pengembangan Keraton Pura Mangkunegaran 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kedatangan tamu istimewa di Rumah Dinas Puri Gedeh, Kamis (7/7/2022) pagi. Tamu istimewa itu adalah Sri Paduka Mangkunegara X,  KGPAA Bhre Cakarahutomo Wira Sudjiwo. Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan Pura Mangkunegaran sebagi salah satu pusat kebudayaan Jawa.

Pedagang Kambing Dadakan, Mengalap Berkah di Tengah Wabah

Sebuah lapak penjualan kambing terlihat di ruas Jalan Ahmad Yani Ungaran, Kabupaten Semarang. Di tenda semi permanen itu terlihat puluhan ekor kambing yang dijual kepada konsumen untuk keperluan kurban saat Hari Raya Idul Adha.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

📌KABAR POPULER

📌KABAR POPULER

Sejumlah-siswa-Permadani-Tengaran-Angkatan-ke-52-perpoto-bersama-usai-acara-pembukaan
DPC Permadani Tengaran Selenggarakan Purwa Pawiyatan Panatacara Tuwin Pamedhar Sabdha Angkatan/Bregada ke 52
samsul-ridwan
LPAI Jateng Buka Kesempatan Bagi Relawan dan Pegiat Anak Untuk Bergabung
SS-(36),-oknum-guru-pelaku-pencabulan-terhadap-muridnya-tertunduk-lesu-saat-dimintai-keterangan-oleh-penyidik-PPA-Sat-Reskrim-Polres-Semarang,-Rabu
Oknum Guru SD di Ungaran Cabuli Muridnya, Korban Dijebak Disuruh Mengantar KK
SDN-Gunungtumpeng-01,-Suruh,-Kabupaten-Semarang-yang-bakal-dijadikan-lokasi-regrouping-dari-SDN-Gunungtumpeng-02
Cuma Dapat 5 Murid, SDN Gunungtumpeng 02 "Digabung" ke SDN Gunungtumpeng 01
Dua-pemandu-karaoke-pelaku-penganiayaan-terhadap-teman-seprofesinya-diamankan-petugas-Polsek-Bandungan
Tak Terima Diolok-olok, Tiga Pemandu Karaoke Bandungan Bentrok
Pengunjung--santai-menikmati-pemandangan,-sambil-menunggu-mobil-mereka-tengah-dicuci
Kesongo Transit Point, Tempat Wisata Baru di Kabupaten Semarang, Cuci Mobil Sambil Lihat Gunung
Petugas-Gabungan-saat-tertibkan-PKL-di-Pasar-Raya-1-selasa--5-juli-2022
Mengganggu Pengguna Jalan, PKL Seputaran Pasar Raya 1 Salatiga Kembali Ditertibkan
Truck-nahas-yang-menabrak-warung-nasi
Berusaha Menghindari Motor, Sebuah Truck Pengangkut Sepeda Motor Alami Laka di Nobo
Sejumlah-anak-saat-bersihkan-sampah-di-senjoyo
Ajarkan Kebersihan Sejak Dini, Puluhan Anak Asal Salatiga Bersihkan Aliran Senjoyo
Petugas-Satpol-PP-Salatiga-saat-menertibkan-Pedagang-Kaki-Lima
Puluhan PKL Bandel Yang Beroperasi di Taman Pahlawan dan Pasa Raya 1 Ditindak Satpol PP Salatiga
kabar-pln.jpg
error: