HOME

Masuk Jakarta Diperketat, Gubernur Ganjar Minta Warga Jateng Jangan Nekat

Masuk Jakarta Diperketat, Gubernur Ganjar Minta Warga Jateng Jangan Nekat

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan pengetatan bagi para calon pendatang usai mudik Lebaran Idul Fitri. Bagi yang tidak memiliki izin khusus, dilarang masuk dan dipaksa putar balik.

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat yang sudah terlanjur mudik untuk tidak nekat berangkat ke Jakarta. Kecuali, bagi yang telah memiliki izin dari tempat kerjanya masing-masing. Dengan adanya aturan pengetatan itu, maka masyarakat tidak perlu balik ke Jakarta. Apalagi, Jakarta merupakan salah satu episentrum penyebaran COVID-19. Ganjar meminta masyarakat yang sudah terlanjur mudik untuk tetap stay di Jawa Tengah. Dalam beberapa kesempatan, Ganjar menegaskan bahwa pihaknya sudah merencanakan program pemberdayaan bagi masyarakat terdampak.

Seperti diketahui, meski pemerintah melarang mudik, tapi banyak warga Jawa Tengah yang bekerja di JaBodetabek nekat untuk mudik. Mereka menggunakan berbagai cara agar bisa berlebaran di kampung halaman masing-masing. Lebih dari 600.000 warga Jateng yang ada di Jabodetabek nekat mudik ke kampung halaman masing-masing tahun ini.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR TERBARU

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp