HOME

Masuk Musim Kemarau, 55 Desa di Kabupaten Semarang Rawan Kekeringan

Masuk Musim Kemarau, 55 Desa di Kabupaten Semarang Rawan Kekeringan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Ilustrasi, (Foto/IST)

UNGARAN – Sebanyak 55 desa yang tersebar di 15 Kecamatan di Kabupaten Semarang terancam dilanda kekeringan. Data itu berdasarkan pemetaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang dalam rapat koordinasi lintas sektoral menghadapi musim kemarau belum lama ini.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan, 15 kecamatan itu di antaranya Bringin, Suruh, Bancak, Bawen, Pringapus, Sumowono, Jambu dan Tengaran. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya menyiapkan 500 truk tangki berkapasitas 5.000 liter untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak.

Salah satu desa yang terdampak adalah Desa Rembes, Kecamatan Bringin. Tahun lalu BPBD dropping air hingga 34 tangki. Disusul Desa Plumutan Kecamatan Bancak 25 tangki.



Diprediksi, daerah rawan kekeringan tersebut bisa saja naik dari tahun lalu. Pasalnya lahan hijau yang dimiliki wilayah Kabupaten Semarang sudah mulai menipis, sehingga mata air ikut menghilang.

Selain waspada terhadap kekeringan, Heru juga menghimbau agar masyarakat waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan. Pihaknya meminta masyarakat berhati-hati dan tidak membuat ulah membakar hutan. (win)

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp