HOME

Mobil Curian Mogok, Komplotan Spesialis Mobil Boks Dibekuk Polisi

Mobil Curian Mogok, Komplotan Spesialis Mobil Boks Dibekuk Polisi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo didampingi Kasatreskrim AKP Onkoseno G. Sukahar menunjukkan mobil pikap L300 hasil tindak kejahatan saat ungkap kasus di Mapolres setempat, Selasa (1/12/2020). (Foto/win)

UNGARAN – Empat pelaku pencurian kendaraan bermotor jenis mobil pikap L300 berhasil dibekuk Satreskrim Polres Semarang. Mereka masing-masing adalah Gunadi, warga Metro, Lampung Timur sebagai pemetik, kemudian Edy Prasetyo warga Mijen, Kota Semarang, Teguh Triyadi warga Patebon, Kendal dan Adi Suyono warga Tanjungmas, Kota Semarang. Dalam ungkap kasus di Mapolres Semarang Selasa (1/12/2020).

Kapolres AKBP Ari Wibowo menuturkan modus yang digunakan keempat tersangka adalah dengan cara hunting atau berburu target terlebih dahulu. Setelah mendapatkan target buruan, masing-masing berbagi peran. Mulai dari merusak pintu mobil menggunakan kunci letter Y beserta anak kunci yang telah dipipihkan.

Dalam kasus ini, keempat pelaku menggasak mobil pikap L300 milik Rudy Hartono, warga Panggung Lor, Semarang Utara. Setelah pintu mobil terbuka, baru kemudian merusak lubang kunci kontak dan membawa kabur mobil pikap. Saat hendak melarikan mobil curian, mesin kendaraan tiba-tiba mogok di kawasan RM Banaran Resto, Bawen, sehingga para pelaku meninggalkan kendaraan di tepi jalan.




Berdasarkan hal itu, polisi segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap para pelaku. Karena berusaha kabur saat akan ditangkap, tersangka Gunadi terpaksa diberikan tindakan tegas terukur. Dari keterangan yang didapatkan, pelaku merupakan residivis kasus serupa lintas wilayah di Kabupaten Semarang, Temanggung dan Magelang.

Di depan petugas, tersangka Gunadi mengaku memilih target curian mobil pikap L300 karena tidak dilengkapi alarm dan mudah menjual. Satu unit mobil biasanya dijual dengan harga Rp30 juta. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit mobil pikap L300 hasil kejahatan, satu unit mobil sebagai sarana kejahatan dan kunci letter Y. Keempat tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (win)

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp