RASIKAFM.COM

📆 3 October 2022 🇮🇩 🕓 2:48 pm

Pasien Meninggal di UGD RSUD Ungaran Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19, Belum Diketahui Riwayat Penyakitnya

Bupati-Semarang-Mundjirin-menjelaskan-mengenai-perkembangan-Covid-19

Bupati Semarang Mundjirin menjelaskan mengenai perkembangan Covid-19 (Dok. Istimewa)

UNGARAN – Satu orang warga Sragen meninggal dunia di RSUD Ungaran, Kabupaten Semarang pada Rabu (1,4,2020). Namun, karena riwayat kesehatannya belum diketahui, jenasah tersebut dimakamkan dengan prosedur pasien infeksius. Bupati Semarang, Mundjirin saat dikonfirmasi Rasika mengatakan, pasien tersebut tinggal di sebuah rumah kos di daerah Ungaran Timur.

Dia sempat mendapatkan perawatan di RS KRMT Wongsonegoro Semarang. Akan tetapi yang bersangkutan kembali lagi ke kos. Kemudian, pasien tersebut datang ke IGD RSUD Ungaran dan beberapa saat setelah itu dia dinyatakan meninggal dunia. Mundjirin mengungkapkan, pasien tersebut kemungkinan meninggal karena sakit jantung dan selanjutnya dimakamkan di daerah Sragen.

Sementara pada bagian lain, Mundjirin menambahkan, sebagai antisipasi penularan wabah Covid-19, tim pemulasaran jenazah di Kabupaten Semarang telah dilatih dan diberi fasilitas alat pelindung diri. Sedangkan untuk tempat pemakaman umum yang disiapkan ada di Kelurahan Genuk.

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya untuk meningkatkan belanja produk Indonesia melalui berbagai cara. Setelah meresmikan pusat pelayanan ‘Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri’ atau P3DN, kini dirinya mencoba mendongkrak pembelian batik yang merupakan warisan budaya Indonesia.

Cukup Tinggi, Warga Salatiga Yang Daftar Panwaslucam Capai 113 Orang

Hingga berakhirnya masa pendaftaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan (Panwascam) pada 27 September 2022 lalu, jumlah warga Salatiga yang mendaftarkan dan menyerahkan berkas sebanyak 113 orang, mereka tersebar dari empat kecamatan di Kota Salatiga. Demikian diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga Agung Ari Mursito.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln.jpg
error: Alert: Content selection is disabled!!