HOME

Pelajar SMK/SMA Demo Omnibus Law, DPRD Jateng: Sistem Pendidikan Harus Dievaluasi

Pelajar SMK/SMA Demo Omnibus Law, DPRD Jateng: Sistem Pendidikan Harus Dievaluasi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Kalangan DPRD Jawa Tengah menyesalkan keterlibatan siswa SMK/SMA dalam aksi unjuk rasa tolak pengesahan UU Cipta Kerja (Omnibus Law). (Foto/IST)

RASIKAFM – Kalangan DPRD Jawa Tengah menyesalkan keterlibatan siswa SMK/SMA dalam aksi unjuk rasa tolak pengesahan UU Cipta Kerja. Apalagi para pelajar yang ikut demo ternyata bolos pembelajaran daring dan demo berujung ricuh.

Menyikapi hal tersebut telah dilakukan pertemuan antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, DPRD dan pihak kepolisian. Tujuannya, untuk mencegah hal serupa terulang Kembali.

Anggota DPRD Jateng Yudi Indras Wiendarto yang ikut dalam pertemuan tersebut meminta harus dilakukan evaluasi pada sistem pendidikan, pengawasan dari pihak sekolah, dan keterlibatan orang tua siswa dalam pendidikan anak selama COVID-19.




Menurutnya, tindakan anarkis itu tak lepas dari masih rendahnya pemahaman pendidikan karakter yang diajarkan di sekolah. Untuk itu, pendidikan karakter mesti diselipkan di semua pelajaran dan benar-benar ditekankan pada siswa.

Pihaknya juga menyarankan masing-masing satuan pendidikan melakukan pengawasan terhadap seluruh peserta didik untuk tidak mengikuti aksi unjuk rasa.

Di sisi lain, seluruh satuan pendidikan dapat menghimbau orang tua atau wali peserta didik untuk melakukan pengawasan terhadap putra putrinya selama pelaksanaan pembelajaran daring. Dengan begitu, bisa dipastikan putra putrinya tidak mengikuti aksi unjuk rasa.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp