RASIKAFM.COM

๐Ÿ“† 07/12/2022 ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ ๐Ÿ•“ 22:59

Pemberlakuan New Normal, Bupati Pemalang: Butuh Pemaksaan Disiplin

Bupati Pemalang Junaedi bersama Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu Saat meninjau Rumah Singgah yang ada di Kampung Siaga Covid-19 Desa Banjarsari, Kecamatan Bantarbolang, Kamis (4/6). (Dok. Humas Polres Pemalang) Bupati Pemalang Junaedi bersama Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu meninjau Rumah Singgah yang ada di Kampung Siaga Covid-19 Desa Banjarsari, Kecamatan Bantarbolang, Kamis (4/6). (Dok. Humas Polres Pemalang)

PEMALANG – Bupati Pemalang, Junaedi mengatakan Pemkab masih melakukan kajian mendalam sebelum menerapkan tatanan kehidapan baru atau new normal dalam masa pandemi Covid-19. Pemkab juga terus menyiapkan masyarakat agar disiplin terhadap protokol kesehatan.

 

Menurutnya, untuk mendisiplinkan masyarakat butuh pemaksaan yang akan diatur melalui Peraturan Bupati. Peraturan itu mengatur kewajiban warga untuk mengenakan masker dan pelanggarnya terkena sanksi denda. Selain itu, pihaknya masih menunggu surat edaran dari Gubernur tentang Panduan New Normal di Jawa Tengah.

Sementara dari hasil sidaknya, dari berbagai fasilitas pelayanan masyarakat, sudah 75% tingkat disiplinnya mendekati ideal. Akan tetapi masih perlu ada beberapa pembenahan, salah satunya di Pasar Pagi yang masih dibutuhkan sekat antar penjual, terutama untuk pedagang dasaran. Sementara di terminal dan mal butuh pengetatan kembali kedisiplinan masyarakat yang beraktivitas.

Secara umum stasiun kereta api dan terminal bus sudah sesuai yang diharapkan. Adapun untuk rumah ibadah persiapan sudah bagus, yaitu sudah ada penyekatan dan pemisahaan antar jamaah.

Tags๐Ÿท๏ธ

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

๐Ÿ“Œ Baca Juga:

๐Ÿ“Œ Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

๐Ÿ“ŒKABAR TERBARU

๐Ÿ“ŒKABAR TERBARU

Full Senyum, Kades dan Lurah se-Kabupaten Semarang Dapat Motor Baru

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang memberikan bantuan berupa kendaraan roda dua kepada kepala desa (kades), lurah, dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) se-Kabupaten Semarang. Sepeda motor itu dibagikan dalam rangka mendukung kinerja terutama jika terjadi kebencanaan di wilayah masing-masing.

๐Ÿ“Œ INFOGRAFIS ๐Ÿ“ธ

๐Ÿ“Œ INFOGRAFIS ๐Ÿ“ธ

๐Ÿ“Œ KABAR PERISTIWA

๐Ÿ“Œ KABAR PERISTIWA

๐Ÿ“Œ KABAR OLAH RAGA

๐Ÿ“Œ KABAR OLAH RAGA

๐Ÿ“ŒRASIKA FEATURE

๐Ÿ“ŒRASIKA FEATURE

kabar-pln_image
error: .