HOME

Pemilik KIA Bakal Dapat Tarif Khusus Masuk Tempat Wisata di Kabupaten Semarang

Pemilik KIA Bakal Dapat Tarif Khusus Masuk Tempat Wisata di Kabupaten Semarang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Rudi Susanto, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Semarang. (Foto/IST)

UNGARAN – Tingkat kesadaran masyarakat di Kabupaten Semarang untuk mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) terbilang cukup rendah. Dari data yang masuk per semester 1 tahun 2020 hingga bulan Juli, baru sekitar 114.374 anak dengan usia di bawah 17 tahun yang memiliki KIA. Capaian itu baru sekitar 57 persen dari total 270.765 anak di Bumi Serasi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Semarang Rudi Susanto mengatakan, sebagai inovasi pihaknya bakal menjalin kerjasama dengan tempat wisata di Kabupaten Semarang. Teknisnya, pengunjung tempat wisata berusia di bawah 17 tahun bisa mendapatkan tarif khusus jika bisa menunjukkan KIA, terlebih lokasi wisata keluarga di Kabupaten Semarang terbilang banyak.

Saat ini, wacana tersebut masih digodok dan segera akan direalisasikan. Harapannya, bisa meningkatkan kesadaran para orang tua betapa pentingnya identitas diri bagi putra-putrinya meskipun usianya belum dewasa.




Rudi menambahkan, KIA diatur dalam peraturan Kemendagri tahun 2016. Sehingga pihaknya memiliki tantangan untuk merampungkan administrasi kependudukan dalam hal ini KIA bagi warga Kabupaten Semarang yang lahir sebelum tahun 2016. Pihaknya juga terus aktif melakukan jemput bola agar anak di bawah usia 17 tahun di Kabupaten Semarang seluruhnya memiliki identitas diri. (win)

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp