HOME

Perangi Paham Radikalisme, Ganjar dan Romo Kyai Jateng Gerakkan Nilai Islam Rahmatan Lil’alamin di Medsos

Perangi Paham Radikalisme, Ganjar dan Romo Kyai Jateng Gerakkan Nilai Islam Rahmatan Lil’alamin di Medsos

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo berbicara di acara Focus Group Discussion Forum Silaturahim Ulama dan Cendekiawan (Pesantren dan Cendekiawan) di Pondok Pesantren Girikusumo, Mranggen, Rabu (16/12/2020). (ist)

RASIKAFM – Sejumlah romo kyai pengasuh pondok pesantren di Jawa Tengah, Rektor dan akademisi serta kalangan muda berkumpul di Pondok Pesantren Girikusumo Mranggen Kabupaten Demak, Rabu (16/12). Mereka menggelar diskusi untuk membahas isu-isu kebangsaan yang terjadi.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang hadir dengan senang menerima masukan dan rekomendasi dari para alim ulama serta cendekiawan itu. Sejumlah rekomendasi tentang isu-isu kebangsaan disampaikan .Salah satunya adalah jihad di media sosial guna melawan gerakan dan paham radikalisme yang marak bersebaran di dunia maya dan media sosial.

KH Muhammad Adnan, menerangkan, sekarang ini banyak gerakan-gerakan radikalisme sudah menguasai media , sehingga meracuni masyarakat dan membuat bingung . Untuk itu jalan satu-satuya untuk melawan adalah dengan jihad di dunia medsos. Jihad di sini bukan dimaknai perang, melainkan upaya penanaman nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin.




Untuk itulah diperlukan upaya untuk melawan narasi-narasi negatif itu dengan cara yang sama. Nantinya, sejumlah Romo Kyai akan diminta petuah dan nasehatnya tentang isu-isu aktual, kemudian disebarkan menggunakan teknologi digital yang ada.

Sementara itu, Ganjar sendiri mendukung penuh usulan Romo Kyai dan akademisi itu. Menurutnya, ulama dan akademisi Jateng sudah berinisiatif untuk bicara persoalan bangsa dan membahas kondisi-kondisi kekinian dengan terbuka. Ganjar juga mendukung cara yang digunakan para Romo Kyai dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan itu. Mereka siap memenuhi media sosial dan dunia maya dengan narasi-narasi positif guna menyebarkan kebaikan dan melawan paham-paham radikal.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp