RASIKAFM.COM

📆 3 October 2022 🇮🇩 🕓 2:33 pm

Polisi Selidiki Pelaku Pelecehan Seksual Remaja yang Lahirkan Bayinya di Kebun Singkong

Ilustrasi

UNGARAN – Petugas kepolisian dari Polsek Bandungan terus melakukan penyelidikan terkait kasus TM (16), remaja asal Sidomukti, Bandungan, Kabupaten Semarang yang mengalami kekerasan oleh keluarganya dan melahirkan di kebun belakang hotel Dua Putra, Ngaglik, Pakopen, Bandungan, Jumat (22/5/2020) lalu.

Kabar Terkait
Alami Pelecehan Seksual dan Ditolak Keluarga, Seorang Remaja Melahirkan di Kebun Singkong

 

Berdasarkan keterangan saksi, TM diketahui sempat menginap di hotel Dua Putra sebelum melahirkan bayinya di kebun singkong belakang hotel. Kapolsek Bandungan Iptu Sugiyarta saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya sudah memeriksa lima saksi.

Dari keterangan yang didapat, yang bersangkutan sehari sebelum melahirkan sempat menginap di hotel Dua Putra bersama laki-laki, namun kemudian ditinggal sendiri. Hingga saat ini pihaknya masih berusaha mencari identitas laki-laki yang menghamili TM. Menurut Kapolsek, TM sempat kabur dari rumah dua tahun lalu dan tinggal di kawasan Tegal Panas, Bergas, Kabupaten Semarang.

Seperti diberitakan sebelumnya, TM mengalami kekerasan seksual yang mengakibatkannya hamil. Selain itu dia juga menerima kekerasan fisik dan psikis dari keluarganya yang menanggung malu akibat kehamilannya. Saat ini kondisi bayi perempuan yang dilahirkan TM berangsur membaik. Sementara TM masih dalam masa pemulihan dan belum bisa dimintai keterangan oleh pihak terkait. (win)

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya untuk meningkatkan belanja produk Indonesia melalui berbagai cara. Setelah meresmikan pusat pelayanan ‘Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri’ atau P3DN, kini dirinya mencoba mendongkrak pembelian batik yang merupakan warisan budaya Indonesia.

Cukup Tinggi, Warga Salatiga Yang Daftar Panwaslucam Capai 113 Orang

Hingga berakhirnya masa pendaftaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan (Panwascam) pada 27 September 2022 lalu, jumlah warga Salatiga yang mendaftarkan dan menyerahkan berkas sebanyak 113 orang, mereka tersebar dari empat kecamatan di Kota Salatiga. Demikian diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga Agung Ari Mursito.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln.jpg
error: Alert: Content selection is disabled!!