[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
Prakiraan cuaca untuk wilayah Semarang dan sekitarnya pada tanggal 8 April 2025 menunjukkan kondisi cerah berawan hingga berawan pada pagi hingga siang hari, serta berpotensi hujan ringan pada sore hingga awal malam. Informasi ini dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang berdasarkan pengamatan cuaca pukul 05.30 WIB.

Mbak Google

INFO BMKG

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Selasa 8 April 2025

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Selasa 8 April 2025

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Selasa 8 April 2025

Citra Satelit Cuaca Pukul 05.30 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 05.30 WIB

PRAKIRAAN CUACA
SEMARANG DAN SEKITARNYA
BERLAKU TANGGAL 08 APRIL 2025 JAM 07.00 S.D. JAM 19.00 WIB

KEADAAN UMUM
Berdasarkan data cuaca yang diamati di Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang tanggal 08 April 2025 pukul 05.30 WIB, Semarang kondisi berawan. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kec. 4 km/jam. Suhu udara: 26.3 °C dan kelembapan udara 95 %.

PRAKIRAAN CUACA

SEMARANG:

  • Pagi – siang: cerah berawan-berawan.
  • Sore – awal malam: berawan, berpotensi hujan ringan.
  • Angin: dari arah Barat – Utara, dengan kec. 05 – 25 km/jam.
  • Suhu udara: berkisar antara 26 – 33 °C.
  • Kelembapan udara: berkisar 60 – 90%.

JATENG :

  • Pagi – siang: cerah berawan – berawan.
  • Sore – awal malam: umumnya berawan, berpotensi hujan ringan – sedang tersebar tidak merata dengan waktu yang bervariasi.
  • Potensi hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang terutama di wilayah Pegunungan-dataran tinggi dan sekitarnya.
  • Waspada potensi bencana hidrometeorologi beserta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, dll.
  • Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah = 0.1 – 1.25 meter Tinggi gelombang di Perairan Selatan Jawa Tengah = 0.5-2.5 meter

Sumber:

BACA JUGA :

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 28 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 26,0°C dan kelembapan 84%, dengan angin tenggara 3 km/jam. Kondisi cerah diperkirakan berlanjut hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
28 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 26 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 72 persen, dengan angin tenggara 9 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
26 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 25 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 73 persen, dengan angin tenggara 9 km/jam. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Pegunungan Tengah bagian barat dan sekitarnya.
25 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan Barat
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 23 September 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,7°C dan kelembapan 76%, dengan angin selatan 5 km/jam. Kondisi tersebut diperkirakan bertahan hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
23 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

TERKINI

Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit dan Agunan yang Diambil Alih (AYDA) pada Perumda BPR Bank Salatiga dengan pidana penjara berbeda. Darto Supriyadi dituntut 4 tahun, Wahyu Hendra Widyantara dan Septian Cahyo Susilo masing-masing 2 tahun 6 bulan, sedangkan Ravly Adhitya Permata dituntut 5 tahun penjara. Perkara tersebut disebut menimbulkan kerugian keuangan negara/daerah Rp3,036 miliar. Tuntutan dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Semarang, Senin (28/9/2026).
Korupsi Kredit Fiktif, Darto Mantan Dirut Bank Salatiga Dituntut 4 Tahun Penjara
Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit dan Agunan yang Diambil Alih (AYDA) pada Perumda BPR Bank Salatiga dengan pidana penjara berbeda. Darto Supriyadi...
GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan, sementara area tambahan berkapasitas hingga 200 kendaraan. Pengunjung dari Jalan Banyu Putih Raya juga mendapat fasilitas shuttle bus gratis.
Ini Tempat Parkir GIIAS 2026 Semarang
GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan,...
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan...
Belum Genap 100 Hari Hirup Udara Bebas, Duo Besti Pengedar Narkoba kembali Diamankan Polisi
Belum Genap 100 Hari Hirup Udara Bebas, Duo Besti Pengedar Narkoba kembali Diamankan Polisi
Satresnarkoba Polres Salatiga mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti total 6,38 gram dan mengamankan dua pria berinisial BM (29), warga Salatiga, serta RA (26), warga Kabupaten...
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik...
Muat Lebih

POPULER

Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
[pekok2]