KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Presiden Jokowi Akan Putuskan Mekanisme Vaksinasi Mandiri

Presiden Jokowi Akan Putuskan Mekanisme Vaksinasi Mandiri

Presiden Jokowi Akan Putuskan Mekanisme Vaksinasi Mandiri

Ilustrasi

RASIKAFM – Pemerintah telah memulai proses vaksinasi Covid -19 tahap pertama secara gratis bagi masyarakat Indonesia. Presiden Jokowi pun segera memutuskan mekanisme vaksinasi Covid-19 secara mandiri. Hal ini menjadi pertimbangan pemerintah demi mempercepat proses vaksinasi di Indonesia.

Presiden  mennyampaikann, tidak ada salahnya dengan vaksinasi mandiri. Sebab, biaya vaksinasi akan ditanggung oleh perusahaan.

Vaksinasi mandiri juga bisa dilakukan asalkan merek vaksin dan tempat vaksinasinya berbeda dari yang diberikan secara gratis.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi membuka kemungkinan menyediakan vaksinasi covid-19 secara mandiri tanpa dibiayai oleh anggaran negara. Namun, hal ini masih dalam kajian dan belum final. Yang pasti, bila vaksinasi mandiri dibuka, maka pemerintah akan menyerahkan pengadaan kepada swasta. Dengan demikian, proses pengadaannya tidak akan berbarengan dengan vaksin yang disediakan oleh pemerintah.

Dikutip dari: CNN
Editor :
Alful Laili Nurul Hikmah
Dini Rizkia Maulida
Dzulfiqar Ahmad Rabbani

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]