HOME

Program Asuransi Tani Padi Kurang Dimanfaatkan Petani Kudus

Program Asuransi Tani Padi Kurang Dimanfaatkan Petani Kudus

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Ilustrasi, Petani Padi

RASIKAFM – Jumlah petani di Kabupaten Kudus yang memanfaatkan program asuransi tanaman padi melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang memberikan jaminan atas lahan garapan petani ketika dilanda banjir atau serangan hama hingga kini masih minim.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Catur Sulistiyanto mengatakan, Kudus mendapatkan alokasi program asuransi tanaman padi seluas 3.000 hektare. Hanya saja, lahan garapan petani yang didaftarkan baru 15,44 persen.

Padahal, ketika terdaftar pada program AUTP, maka lahan garapan petani yang puso akibat banjir atau serangan hama, tidak perlu khawatir karena akan mendapatkan ganti untung atas biaya yang sudah dikeluarkan.




Untuk itu, petani diminta mendaftarkan lahan sawah yang sudah ditanami padi dan berada di daerah rawan bencana alam. Petani juga tidak perlu membayar semua preminya karena disubsidi pemerintah. Adapun persyaratan untuk mendaftar harus sudah terdaftar dalam kelompok petani serta menyerahkan fotokopi identitas diri serta mengisi formulir yang disediakan.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp