RASIKAFM.COM

📆 3 October 2022 🇮🇩 🕓 2:40 pm

Saat “New Normal” Jam Operasional Minimarket di Kudus Diminta Ikuti Perda

Tampak jam operasional yang sebelumnya tertempel di pintu masuk minimarket di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus, diminta untuk mengembalikan aturan jam operasional minimarket berdasarkan Perda Nomor 12 th 2017 tentang Penataan dan Pembinaan Toko Swalayan, khususnya soal jam operasional ketika “new normal” diberlakukan.

 

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kudus Sulistyo Utomo, menjelaskan, sebelumnya jam operasional sejak 17 Maret 2020 diubah mulai pukul 07.00 dan tutup pukul 22.00, sedangkan sebelum COVID-19 atau sesuai Perda disebutkan bahwa jam operasional mulai pukul 10.00-22.00 WIB. Apabila jam operasional belum disesuaikan dengan perda, legislatif akan menindaklanjuti dengan memanggil pihak eksekutif.

Terkait hal ini, Pelaksana tugas Bupati Kudus Muhammad Hartopo mengungkapkan, belum bisa memberikan ketegasan terkait keputusan penyesuaian jam operasional minimarket. Dalam pemberlakuan kondisi “new normal” yang akan datang, akan dilakukan evaluasi terlebih dahulu. Dalam rangka persiapan pemberlakuan tatanan kehidupan baru, Pemkab Kudus bersama Forkopimda juga menyiapkan posko terpadu yang personelnya melibatkan TNI/Polri, Satpol PP, dan Dinas Perdagangan,untuk memantau pengunjung apakah sudah mengikuti protokol kesehatan atau belum.

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya untuk meningkatkan belanja produk Indonesia melalui berbagai cara. Setelah meresmikan pusat pelayanan ‘Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri’ atau P3DN, kini dirinya mencoba mendongkrak pembelian batik yang merupakan warisan budaya Indonesia.

Cukup Tinggi, Warga Salatiga Yang Daftar Panwaslucam Capai 113 Orang

Hingga berakhirnya masa pendaftaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan (Panwascam) pada 27 September 2022 lalu, jumlah warga Salatiga yang mendaftarkan dan menyerahkan berkas sebanyak 113 orang, mereka tersebar dari empat kecamatan di Kota Salatiga. Demikian diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga Agung Ari Mursito.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln.jpg
error: Alert: Content selection is disabled!!