Satu Orang Calhaj Asal Kabupaten Semarang Terancam Gagal Berangkat Tahun Ini

By | 02/12/2020
WhatsApp Image 2020-02-12 at 12.25.57

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, Taufiqurrahman.

UNGARAN – Sebanyak 688 jamaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Semarang direncanakan berangkat tahun 2020 ini. Jumlah itu meningkat dari tahun 2019 yang hanya 619 calhaj saja. 688 calhaj tersebut merupakan bagian dari kuota nasional yang telah ditetapkan yakni sebanyak 231ribu orang.

Dari 688 jamaah asal Kabupaten Semarang, satu orang terancam gagal berangkat sebab masih belum diketahui keberadaannya. “Sampai saat ini kami masih terus mencari keberadaan satu orang itu. Sebab jika yang bersangkutan tidak segera melakukan pengecekan kesehatan, pembuatan paspor dan pelunasan biaya maka bisa terancam gagal berangkat”, jelas Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang Taufiqurrahman saat ditemui di kantornya, Rabu (12/2/2020) siang.

Dijelaskan Taufiq, saat ini tahapan penyelenggaraan ibadah haji sampai pada pengecekan kesehatan dan pembuatan paspor. “Bulan Februari ini InsyaAllah paspor seluruh jamaah selesai dan segera menuju pembuatan visa. Sampai saat ini masih ada 10 orang yang belum cek kesehatan termasuk satu jamaah tadi. Artinya jika dia tidak segera menyelesaikan administrasi dan pelunasan maka dipastikan tidak akan bisa berangkat tahun ini”, katanya. Meski demikian, pihaknya masih terus berusaha mencari keberadaan yang bersangkutan dengan melakukan kroscek kepada keluarga dan tetangganya. Harapannya, yang bersangkutan segera ditemukan agar bisa mengikuti tahapan demi tahapan sebelum diberangkatkan pada musim haji tahun ini.

Sementara pada bagian lain, Taufiq menambahkan, penambahan atau pengurangan jumlah calhaj yang akan diberangkatkan tahun ini bisa saja terjadi. “Ada beberapa faktor yang menyebabkan data jumlah calhaj ini dinamis. Mungkin karena satu atau dua hal jamaah yang sedianya berangkat tidak jadi berangkat,” ungkapnya. Untuk Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tidak mengalami kenaikan dari tahun kemarin yakni sebesar Rp 35.235.602. Taufiq berpesan agar jamaah yang akan berangkat melaksanakan ibadah haji untuk mempersiapkan diri. “Terutama fisiknya, jaga kesehatan dengan baik. Dan yang tak kalah pentingnya bekali diri dengan ilmu manasik agar hajinya sempurna. Apalagi sepanjang tahun ada pelatihan manasik”, tandasnya.

(Win86)

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *