KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Satu Rumah Huni di Sekayu Semarang Terbakar, Warga Duga Penyebab Karena Tabung Gas Bocor

Satu Rumah Huni di Sekayu Semarang Terbakar, Warga Duga Penyebab Karena Tabung Gas Bocor

Satu Rumah Huni di Sekayu Semarang Terbakar, Warga Duga Penyebab Karena Tabung Gas Bocor

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Sebuah rumah huni yang terletak di Jalan Sekayu Baru 3 RT 7 RW 1, Kelurahan Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah hangus terbakar pada Rabu (18/1/2023) sekira pukul 14.30 WIB. Warga menduga penyebab kebakaran ini dikarenakan tabung gas bocor.

“Gak tau regulatornya atau penutupnya yang bocor tapi gak ada suara ledakan (dari gas),” ujar salah satu warga, Siswanto saat ditemui di lokasi.

Dirinya mengatakan, akibat kejadian ini, rumah yang dihuni oleh tiga orang itu tak bisa ditempati sementara karena hampir seluruh ruangan dilahap api. Kebakaran ini juga merusak perabotan rumah tangga milik korban.

“Rumah itu dihuni tiga orang tapi ndak ada suaminya karena bekerja di luar kota,” terangnya.

Sementara itu, Komandan Pleton (Danton) 4 Dinas Pemadan Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Nur Hamid menjelaskan, pihaknya mengetahui kejadian ini setelah mendapatkan laporan dari warga adanya permintaan pemadaman rumah yang terbakar.

Setelah menerima informasi itu, kemudian pihaknya bersama 25 personel 5 unit mobil Damkar langsung turun ke lokasi kejadian untuk penanganan kebakaran.

Selanjutnya, tak butuh waktu lama api berhasil dipadamkan dan hingga pukul 15.30 WIB, pihak Damkar masih proses pendinginan bangunan dengan luas 5×6 meter itu. “Jadi informasi dari warga, api sudah nyala. Terus 15 menit kebakaran sudah di kondisikan. Kendalanya cuman jalannya sempit,” paparnya.

Dirinya menambahkan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebab, pada saat kejadian para korban langsung menyelamatkan diri.

“Yang terbakar cuman satu rumah tidak merambat ke rumah atau bangunan lain,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
[pekok2]