HOME

Tabrak Truk, Minibus Terbakar di Tol Ungaran

Tabrak Truk, Minibus Terbakar di Tol Ungaran

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Petugas Satlantas Polres Semarang dibantu Damkar Kabupaten Semarang tengah memadamkan mobil yang terbakar akibat kecelakaan lalu lintas di ruas tol Semarang-Bawen KM 432.100, Selasa (11/8/2020) malam. (Foto dok. Satlantas Polres Semarang)

UNGARAN – Kejadian kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda empat dan truk terjadi di ruas tol KM 432.100 jalur A Semarang-Bawen, tepatnya di wilayah Desa Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa (11/8/2020) malam. Satu minibus jenis Toyota Avanza terbakar dalam kejadian tersebut.

“Mobil Avanza berplat B 1027 TZM melaju dari arah Semarang menuju Bawen. Karena tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, sesampainya di KM 432.100 sekira pukul 18.30 menabrak bagian belakang truk yang identitas pengendaranya belum diketahui,” ungkap Kasatlantas Polres Semarang AKP M. Adiel Aristo saat dikonfirmasi rasikafm.com, Rabu (12/8/2020).

Usai terjadi tabrakan, lanjut Adiel, mobil naas tersebut terbakar karena diduga mengalami korsleting pada bagian kelistrikan. Kebakaran mengakibatkan hampir seluruh bagian mobil hangus.




“Awalnya terjadi percikan api diduga karena arus pendek. Hingga terjadi kebakaran yang menghanguskan hampir semua bagian mobil. Satu unit Damkar ikut membantu memadamkan,” paparnya.

Ditambahkan oleh Adiel, Mobil Avanza berisi 4 orang masing-masing Afriliandy Panji Utomo (27) warga Wates RT 07/ RW 01 Kelurahan Jogjogan, Ngaliyan, Kota Semarang sebagai pengemudi, sedangkan 3 penumpangnya yakni Yuliana Yalatifa (26), Vironica Rizky Fauza (21), dan Sri Sulastri (49).

“Alhamdulillah semua penumpang mobil selamat. Hanya ada satu yang mengalami luka ringan di telapak kakinya yakni Sri Sulastri. Truk yang terlibat kecelakaan terus melaju karena mungkin kendaraan besar sehingga tidak kerasa ditabrak dari belakang tapi masih kita lacak ,” urainya.

Kecelakaan itu tidak sampai menimbulkan kemacetan karena ada tiga jalur kendaraan. Selain itu, arus lalu lintas juga cenderung landai karena malam hari. Pihaknya juga menghimbau agar pengguna jalan senantiasa berhati-hati, terlebih saat melintas di jalan tol.

“Ruas tol ada batas kecepatan maksimal, seyogyanya jangan melebihi batas. Selalu hati-hati dan patuhi rambu-rambu terutama pada malam hari,” jelasnya. (win)

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp