HOME

Tak Mudik, Santri di Jateng Dapat Bantuan Sembako Senilai Rp 2,3 M

Tak Mudik, Santri di Jateng Dapat Bantuan Sembako Senilai Rp 2,3 M

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memantau paket sembako yang akan dikirimkan ke tiga kota, Semarang, Rabu (13/5/2020). ( Foto: Istimewa )

SEMARANG – Wabah covid-19 membuat puluhan ribu santri yang mondok di sejumlah pondok pesantren di Jawa Tengah memutuskan tidak pulang kampung. Untuk membantu para santri itu, Pemprov Jateng memberikan bantuan senilai Rp2,3 miliar. Bantuan tersebut diambil dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng.

[irp posts=”7729″ name=”Kehabisan Uang Saku, 142 Mahasiswa Jawa Tengah Tertahan di Sudan”]

 

salah satu pengurus pondok pesantren Al-Mas’udiyah Bandungan Kab.Semarang, Muhammad Tohirudin mengatakan, dengan bantuan dari pemerintah itu sangat membantuada sekitar 340 santrinya yang tidak busa pulang kampung.




Saat ini jumlah total santri di pondok pesantrennya sekitar 1800 santri. Mayoritas santri yang berasal dari daerah dekat pondok, diperbolehkan untuk pulang. Sedangkan bagi santri yang daerahnya sudah ditetapkan sebagai zona merah. Pihaknya meminta mereka semua tetap di pondok dan ngaji bersama.

Semntara itu, Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, saat ini Jawa Tengah, masih ada 23.000 lebih santri yang ada di 400 pondok pesantren. Mereka memutuskan untuk tidak pulang.

Para santri tersebut berasal dari sejumlah daerah. Tak hanya dari Jawa Tengah, banyak pula santri yang berasal dari luar jawa.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp