RASIKAFM.COM

📆 3 October 2022 🇮🇩 🕓 2:18 pm

Tak Terima Ditegur Karena Berisik, Pegawai Hotel di Bandungan Dipukul

UNGARAN – Arbian Dimas (18), pegawai hotel di Bandungan, Kabupaten Semarang harus menderita luka karena dianiaya oleh pemuda yang menginap di hotel tempatnya bekerja. Dia dipukul oleh pelaku yang tidak terima saat ditegur karena dianggap berisik.

 

Kapolsek Bandungan, Iptu Sugiyarta dihubungi rasika menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung pada Selasa pagi di Hotel Dua Putra Dusun Ngaglik, Desa Pakopen, Bandungan Kabupaten Semarang. Keributan tersebut bermula saat pelaku membuka kamar di Hotel Dua Putra. Kemudian datang teman-teman dari pelaku tersebut, sehingga total ada delapan orang di dalam kamar termasuk satu perempuan.

[fb_plugin video href=https://www.facebook.com/1516448752/videos/10217350230497193/]

Karena di dalam kamar mengganggu kenyamanan dan berisik sehingga ditegur oleh korban. Merasa tidak terima, pelaku kemudian terlibat adu mulut hingga terjadi pemukulan. Korban kemudian berlari menyelamatkan diri sambil berteriak minta tolong. Warga yang ada di sekitar lokasi kemudian menghampiri dan mengepung pelaku hingga petugas datang dan berhasil mengamankan pelaku bersama 7 orang temannya.

Seorang perempuan yang turut diamankan hanya dimintai keterangan karena tidak terlibat dalam pertengkaran tersebut. Mereka diminta membuat surat pernyataan dan orangtuanya dipanggil untuk menjemput. Selain itu para pembuat onar tersebut diwajibkan apel seminggu dua kali. (win)

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya untuk meningkatkan belanja produk Indonesia melalui berbagai cara. Setelah meresmikan pusat pelayanan ‘Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri’ atau P3DN, kini dirinya mencoba mendongkrak pembelian batik yang merupakan warisan budaya Indonesia.

Cukup Tinggi, Warga Salatiga Yang Daftar Panwaslucam Capai 113 Orang

Hingga berakhirnya masa pendaftaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan (Panwascam) pada 27 September 2022 lalu, jumlah warga Salatiga yang mendaftarkan dan menyerahkan berkas sebanyak 113 orang, mereka tersebar dari empat kecamatan di Kota Salatiga. Demikian diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga Agung Ari Mursito.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln.jpg
error: Alert: Content selection is disabled!!