RASIKAFM.COM

📆 3 October 2022 🇮🇩 🕓 2:35 pm

Tanaman Pangan Bakal Dikembangkan Secara Organik

Bupati Semarang Mundjirin (kanan) didampingi Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang Wigati Sunu saat meninjau lahan sayur organik di Kopeng, Getasan belum lama ini. (istimewa)

UNGARAN – Dinas Pertanian Peternakan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang, mulai merintis pengembangan tanaman pangan secara organik, seperti jagung dan padi disamping melanjutkan program yang sama terhadap hortikultura dan tanaman kopi.

 

Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang Wigati Sunu menjelaskan secara bertahap, pihaknya sudah mengembangkan tanaman organik sejak lima tahun yang lalu. Sejalan dengan itu, pihaknya terus melakukan upaya sosialisasi.

Disamping itu, untuk langkah pendukungnya Dispertanikap Kabupaten Semarang saat juga tengah berupaya menambah luas tanam. Lahan yang tidak bisa mendapat aliran air dicoba dengan pembuatan sumur dalam ataupun perbaikan jaringan irigasi, termasuk melakukan upaya pemulihan lahan pertanian yang terdampak jalan tol Trans Jawa. Salah satunya lahan pertanian di Kecamatan Susukan.

Ditambahkan Sunu, selain di Kopeng, Kecamatan Getasan sentra pertanian organik dalam waktu dekat hendak dirintis di Kecamatan Banyubiru, Bandungan, dan Kecamatan Sumowono. Targetnya, setiap tahun minimal ada 10 hektare lahan pertanian organik. (win)

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya untuk meningkatkan belanja produk Indonesia melalui berbagai cara. Setelah meresmikan pusat pelayanan ‘Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri’ atau P3DN, kini dirinya mencoba mendongkrak pembelian batik yang merupakan warisan budaya Indonesia.

Cukup Tinggi, Warga Salatiga Yang Daftar Panwaslucam Capai 113 Orang

Hingga berakhirnya masa pendaftaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan (Panwascam) pada 27 September 2022 lalu, jumlah warga Salatiga yang mendaftarkan dan menyerahkan berkas sebanyak 113 orang, mereka tersebar dari empat kecamatan di Kota Salatiga. Demikian diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga Agung Ari Mursito.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln.jpg
error: Alert: Content selection is disabled!!