HOME

Terlibat Laka Karambol, Pengendara Motor Tewas

Terlibat Laka Karambol, Pengendara Motor Tewas

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Petugas Satlantas Polres Semarang dibantu warga tengah mengevakuasi korban lakalantas karambol yang terjepit di kolong truk kontener di kawasan Jambu Kabupaten Semarang, Jumat (14/8/2020) dini hari. (Foto dok. Satlantas Polres Semarang)

UNGARAN – Kecelakaan maut kembali terjadi di perbatasan Kabuaten Temanggung dengan Kabupaten Semarang, tepatnya di sekitar kawasan TKPI, Jumat (14/8/2020) sekira pukul 00.30 WIB. Peristiwa itu melibatkan tiga kendaraan, yakni truk kontener Hino bernopol H 1710 BP yang dikemudikan oleh Fauzan warga Tersono Batang, truk dump K 1899 HT dikemudikan oleh Rulli Sanjaya warga Kudus dan sepeda motor Yamaha Vixion H 6071 QQ dengan dua penumpang yakni Dwi Kohari warga Kaliwungu dan Wisnu Aji warga Pemalang.

“Kecelakaan terjadi dini hari. Kronologinya truk kontener berjalan dari arah Jambu menuju Temanggung. Sesampainya di TKP, kontener berjalan terlalu ke kanan melebihi marka jalan. Dugaan awal karena rem tidak berfungsi. Dari arah berlawanan muncul dump truk dan motor, karena jarak terlalu dekat sehingga terjadi kecelakaan,” urai Kasatlantas Polres Semarang AKP Adiel Aristo saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2020).

Dijelaskan oleh Adiel, kecelakaan itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan.




“Untuk kondisi kbm truk keduanya ringsek di bagian depan, sementara sepeda motor juga rusak berat. Ada 1 korban meninggal yakni pembonceng motor atas nama Wisnu Aji karena luka berat di kepala, sedangkan luka ringan dialami sopir kontener pada bagian jari kaki kanan dan sudah dirawat di RSUD Ambarawa,” jelasnya.

Imbas kejadian itu, lanjut Adiel, sempat membuat ketersendatan panjang di sekitar tkp untuk dua arah, baik dari Semarang menuju Temanggung maupun sebaliknya.

“Saya bersama anggota jajaran Satlantas Polres Semarang segera melakukan upaya evakuasi menggunakan crane mengingat yang terlibat kendaraan berat. Selain itu juga koordinasi dengan Satlantas Polres Temanggung untuk pengalihan dan pencairan arus,” paparnya.

Hingga berita ini ditayangkan, penguraian arus lalu lintas masih terus dilakukan meski proses evakuasi kendaraan yang terlibat lakalantas telah selesai dilakukan.

Adiel menghimbau kepada pengendara untuk senantiasa mengecek kondisi kendaraan sebelum digunakan.

“Pastikan kondisi kendaraan prima. Apalagi kendaraan berat, fungsi pengereman sangat penting,” pungkasnya. (win)

1031Kali dilihat

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp