KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Update Laka Maut Tol Ungaran: Driver Elf Tak Punya SIM, Jika Terbukti Lalai Bisa Jadi Tersangka

Update Laka Maut Tol Ungaran: Driver Elf Tak Punya SIM, Jika Terbukti Lalai Bisa Jadi Tersangka

Update Laka Maut Tol Ungaran: Driver Elf Tak Punya SIM, Jika Terbukti Lalai Bisa Jadi Tersangka

Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani saat memberikan keterangan di Kantor Satlantas setempat, Sabtu (19/10/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Satlantas Polres Semarang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi atas kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan Isuzu Elf di ruas Tol Ungaran KM432.600 yang menewaskan 4 orang.

Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menyampaikan, pihaknya telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara bersama tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Tengah. Hasilnya, kejadian tersebut murni kecelakaan tunggal karena tidak terjadi benturan dengan kendaraan lain.

[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Saksi-saksi sudah diperiksa, di antaranya pengasuh dan sopir truk yang saat kejadian ada di depan Elf,” ungkap Lingga saat ditemui di Kantor Satlantas Polres Semarang, Sabtu (19/10/2024).

Terkait adanya unsur kelalaian terhadap pengemudi Elf, jelasnya, saat ini pihaknya belum dapat melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan karena masih trauma dan shock. Jika terbukti ada unsur kelalaian, maka bisa ditingkatkan statusnya menjadi tersangka.

“Saat ini kami laksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap yang bersangkutan. Hasil tes urin negatif, selanjutnya menunggu tes psikologis hasilnya seperti apa baru akan kita mintai keterangan,” ujarnya.

Dari keterangan keluarga yang bersangkutan, diketahui pengemudi Elf tidak memiliki SIM.

“Pengasuh juga bilang kalau sebelumnya bukan yang bersangkutan yang jadi sopir. Kita akan dalami siapa yang memerintahkannya untuk nyopiri,” lanjutnya.

Sementara jumlah korban luka saat ini ada 13 orang. Semuanya dalam kondisi baik dan sudah dibawa pulang oleh anggota keluarga masing-masing.

“Tidak ada luka berat, hanya luka ringan dan sedang. Alhamdulillah kondisinya sadar semua,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]