HOME

Wali Kota Salatiga Ajak Orang Tua Siswa Tidak Malu Apabila Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus

Wali Kota Salatiga Ajak Orang Tua Siswa Tidak Malu Apabila Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Walikota Salatiga Yulianto saat melounching program Galeri Inovasi Pendidikan

RASIKAFM – Orang Tua Siswa Tidak Malu Apabila Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus, Hal tersebut disampaikan oleh Yuliyanto sesaat setelah meresmikan Unit Layanan Disabilitas Bidang Pendidikan Inklusif dalam Smart Resources Center (SRC) dan Galeri Inovasi Pendidikan, di Gedung Ex. UPT Sidomukti, Jalan Stadion Kelurahan Kalicacing Salatiga, Selasa (29/12/2020). Menurutnya, Pemerintah melalui Dinas Pendidikan secara regulasi telah mengatur ke dalam Perwali mengenaiĀ  pendidikanĀ  anak-anakĀ  berkebutuhan khusus (ABK) . Disamping itu, dari Dinas Pendidikan juga sudah banyak kegiatan yang digelar bagi anak berkebutuhan khusus.

ā€œYang perlu didorong sekarang adalah kesadaran orang tua siswa, bahwa orang tua jangan merasa malu. Kita harus memberikan bimbingan dan doronganĀ  kepada anak agar bisa berkreasi dan menikmatiĀ  pendidikan dengan baik,ā€kata Yuliyanto.

Dengan adanya Smart Resources Center (SRC)Ā  tersebut, dirinya berharap agar tempat ini nantinya bisa menampung anak-anak didik yang kebutuhan khusus. Mereka bisa belajar dan menerima layanan pendidikan di dalamnya.




ā€œIni merupakan bagian dari pembangunan manusia di bidang pendidikan bagi semua siswa,ā€jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong agar inovasi dan terobosan baru dari sekolah baik dari pelajar maupun dan guru SD dan SMP bisa dikembangkan dan dipamerkan di galeri inovasi pendidikan.

ā€œ saya berharap sekolah berlomba untuk membuat inovasi dan terobosan baru yang hasilnya akan ditayangkan disini. Sehingga murid dan guru akan melihat hasil karyanya secara langsung disini, tambahnya.

Yuni Ambarwati, Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga menjelaskan bahwa selama masa pandemi covid-19, pembangunan fisik dari Dinas Pendidikan terus dilakukan. Hal ini digunakan untuk meningkatkan layanan pendidikan yang ada di Kota Salatiga.

ā€œAlhamdulillah pembangunan fisik sudah mencapai 94 persen, kemudian kita juga melakukan screening anak-anak berkebutuhan khusus di Ā 5 SMP dan 2 SD. Dan assessment anak anak yang diduga berkebutuhan khusus sebanyak 372 siswa dengan diberikan layanan konseling,ā€ungkapnya.

Sementara itu kepala sekolah SMP 10 Salatiga Yati Kurniawati dalam kesempatan itu menampilkan program unggulan smp nya yakni Mekar Berbungga atau menumbuhkan karakter Kreatifitas Bangsa dan program Sasi Duit atau satu siswa dua bibit “karena masih era pandemi program sasi duit ini para siswa menanam pohon disekitar lingkungan rumahnya untuk kemudian hasilnya difoto melalui medsos” papar Yati yang juga seorang penulis ini (rief)

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp