HOME

Warung Kuliner Baznas Kabupaten Semarang, Solusi Dampak Ekonomi di Tengah Pandemi

Warung Kuliner Baznas Kabupaten Semarang, Solusi Dampak Ekonomi di Tengah Pandemi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Lestari, salah seorang penjual nasi bakar di Warung Kuliner binaan BAZNAS Kabupaten Semarang tengah melayani pembeli, Selasa (27/10/2020). (Foto/win)

UNGARAN – Pandemi Covid-19 belum dapat diprediksi kapan akan berakhir. Wabah itu mengakibatkan berbagai dampak di masyarakat mulai dari sosial, pendidikan hingga ekonomi. Atas hal itu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Semarang berinisiatif membantu masyarakat yang terdampak pandemi, terutama di sektor ekonomi.

“Kami tidak ingin ada warga yang menganggur akibat pandemi ini. Oleh karena itu kami lakukan pemberdayaan ekonomi umat, salah satunya dengan mendirikan warung kuliner,” ungkap Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang, Munashir, usai peresmian Warung Kuliner Binaan BAZNAS Kabupaten Semarang di kompleks Panti Asuhan Sahal Suhail Ungaran, Selasa (27/10/2020).

Dijelaskan Munashir, pendirian warung kuliner tersebut merupakan hasil kerjasama antara Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Semarang, Panti Asuhan Sahal Suhail dan BNI Syariah.



“Untuk kios memang kami yang sediakan, ada 10 warung kuliner. Kami berikan dana segar Rp500 ribu ditambah Rp200 ribu dari BNI Syariah. Sedangkan lokasinya ada di kompleks Panti Asuhan Sahal Suhail. Biaya sewa kios kurang lebih Rp300 ribu setiap bulan dan akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak panti asuhan,” jelasnya.

Munashir berharap, adanya warung kuliner tersebut bisa membangkitkan ekonomi masyarakat, khususnya di tengah pandemi. Dengan demikian, roda perekonomian tetap bisa berputar.

“Kami nanti juga akan arahkan agar masyarakat bisa berbelanja di warung kuliner tersebut. Harapannya yang punya warung bisa dapat berkah larisnya, pihak panti juga bisa dapat pemasukan. Sehingga tidak selalu bergantung kepada para donatur,” urainya.

Bupati Semarang Mundjirin yang hadir dalam peresmian warung kuliner tersebut mengapresiasi apa yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Semarang.

“Saya berterimakasih dan mengucapkan selamat atas berdirinya warung kuliner ini. Di masa pandemi, tentu usaha jualan makanan seperti ini bisa jadi alternatif pemasukan tambahan keluarga. Harapannya UMKM di Kabupaten Semarang dapat terus tumbuh, tapi harus diimbangi pertumbuhan konsumennya juga,” paparnya.

Sementara Lestari, salah seorang penjual nasi bakar di warung kuliner tersebut mengaku bersyukur bisa mendapatkan bantuan modal dan kios untuk berjualan.

“Alhamdulillah saya bisa kembali berjualan. Sebelumnya saya hanya di rumah dan berjualan lewat online. Apalagi sekarang pandemi, praktis pendapatan saya turun. Harapan saya dengan berjualan di warung ini rejeki saya berkah, bisa bantu anak-anak panti asuhan,” katanya.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH
KABAR NASIONAL
KABAR INTERNASIONAL

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp